Kopi Pekat

Sepekat kopi yang temaniku

Sepekat itu pula hatiku

Aku duduk dalam peraduan sembari bugil

Kuhirup uap kopi, kuminum panas panas

Untuk mencairkan hatiku yang pekat

Kupandangi kau dalam pekat

Kau bugil akupun bugil

Kita berbagi kepekatan

Dalam hasrat yang gelap

Ini cerita mesum kita

Dalam pekat mengumbar nafsu

Setan ikut melarut dalam pekat

Kau aku setan nafsu pekat satu

Kuhirup dan kuminum semua

Kugambarkan nyata dalam gelas kopi

Kuambil jatah kepekatan malam itu dari dompetmu

Bersama habisnya kopi kususuri malam

Setan tetap bersamamu, merayumu untuk pekat yang lain

Kusandarkan badanku pada peraduan

Mengakhiri pekat dengan menutup mata

10 thoughts on “Kopi Pekat

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s