Agar Tidak Kulupakan

Pagi tadi kuawali dengan sakit kepala yang cukup mengganggu disertai badan yang berkeringat dingin dan lemas tak menentu. aku bingung apakah hari ini keputusan yang tepat berkunjung ke dokter syaraf dengan kondisi seperti itu. disisi lain aku merasa jengah dengan serangan lain, other impact of spasmofilia, it makes me going crazy. muak dengan keadaan seperti itu.

Akhirnya kuputuskan sarapan bubur ayam pagi ini, sambil memikirkan kondisi keuangan dengan pengeluaran yang membengkak. harus memikirkan biaya tilang, servis Hp adikku kety, biaya berobat, dan biaya pelembab wajah yang habis di akhir bulan. di awal bulan harus melunasi biaya pajak motor. God, i’m gonna going crazy with this all thing’s.

makin dipikirkan badanku semakin merespon negatif (sungguh kasian badan yang disiksa oleh pemiliknya ini). merana karna spasmo dan merana pula karna pemikiran negatif. keringat dingin mengucur di punggung, kepala semakin senut2, tak ada jalan lain harus ke dokter syaraf besok hari.

akhirnya kuputuskan membeli obat maag, pengurang rasa sakit, dan minyak kayu putih, lumayan lah cukup membantu. akhirnya aku ke puskesmas ‘ngesrep’ untuk meminta rujukan ke RS.Kariadi sambil membawa kesakitan kepala (prosedural peserta Askes). saat tiba di sana kebagian nomer urut 156, padahal urutan panggil baru 106. akhirnya harus menunggu dan menunggu dengan sabar.

akhirnya giliranku tiba dan rujukan berhasil di dapat, sesampai di kost aku membuka kompasiana dan yahoo sambil membaca berita, sempat tertarik dengan suku anak dalam yang tergeser oleh pengaruh industrialisasi.

eh ia, sebelum lupa. maaf ya buat orang yang aku omelin pagi2, yang jadi korban tumpahan BadMood. Mumumu

jam sudah menunjukkan pukul 2, selepas dzuhuran,ngaji dan makan siang (bakso samping kostan) aku bergegas kedepan TV untuk menonton “Pink Lipstick”. sekuel drama serial korea yang aku gemari saat ini, apalagi sudah masuk ke episode ‘balas dendam’. hahaha (jiwa jahat beraksi).

satelah menonton pink lipstick, ada makanan dari ibu kost. akhirnya makan part 2 deh. setelah makan pusingnya kumat lagi. aku putuskan untuk mandi, asharan, mandi lagi, dan rebahan lagi.

menunggu maghrib tiba, isya tiba. aku nekat keluar membeli makan di luar malam ini. warung yang kutuju pak mono. tapi karna pak mono kemarin masuk RS karna diabetes, jadi warungnya tutup (ikut bersedih ih, jadi inget ayah yang meninggal karna diabetes dan ajal). akhirnya perjalanan di lanjutkan ke warung cak tajab (terimakasih buat yang menemani dari ujung telpon).

malamnya smsan gitu deh (ahahay,,,padahal besok ada kuis malah sibuk melakukan hal lain). tenang tenang sambil ngerjain tugas kok smsnya, tapi tugas mata kuliah lain. harusnya belajar buat kuis dulu kali ya?. hehehe

alamat bobo jam 12 malam ini deh.
ada yang ulang tahun ni malam ini, anak kostan bawah. plis deh, berisik lhooo…

(hargain anak atas)

now, it’s time to give njum two little mouse. happy eating dear.

ini dia curhatan hari ini, sebagai pengingat sebelum momen2 ini terhapus esok hari dari kepala ini.

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s