cinta terakhir

tatap aku lekat lekat

karna ini aku dekat

peluk aku hingga sesak

karna aku akan merindumu

cumbu aku penuh nafsu

karna itu yang mengikat kita

 

kalau ikatan ini fatamorgana

maka biar aku saja yang merasa nyata

terlalu indah nafsu ini diumbar bersama

tatap peluk cumbu yang menistakan

terlalu aku menginginkannya

walau aku dikutuk Tuhan

 

aku bernafsu tiap aku didekatmu

desahmu saja sudah membuatku romaku berdiri

membuatku menginginkamu jutaan kali

bermain cinta hingga peluh

hanya kau yang mampu puasi hasrat

bermain cinta hingga lelap kemudian bercinta lagi

 

aku nista di dunia karena rajai nafsu

lebih nista di hidup kelak

tapi aku telah memilih kamu

untuk menduduki selangkanganku

kemudian kita bercinta lagi untuk terakhir kali

Iklan

4 pemikiran pada “cinta terakhir

    • pernah baca tulisan djenar maesa ayu atau ayu utami?.
      biasany tulisan seperti ini digolongkan dalam sastra kelamin atau disebutkan secara sinis oleh taufiq ismail sebagai sastra selangkangan.
      maaf kalo terlalu vulgar dan mengagetkan.

      • gk pernah baca hehe, soalnya aku bukan anak sastra hehe :mrgreen:
        —————————————————————————————————–
        sastra kelamin 😯 ??? :mrgreen:
        —————————————————————————————————–
        oh ia gk apa2 ko tenang aja, ya klo ada lagi lanjutkan hahaha :mrgreen: 😀

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s