HIV

aku duduk dibawah rinai hujan

merasai hujan yang jatuh dan menyentuh tiap inchi kulitku dengan bebas

seperti aku tanpa daya, kau yang bebas menyentuhku

dirajam hujan tak ada bedanya dirajam jarum bagiku

menusuk perih dalam dalam menyakitkan

ah,,,aku salah

bukan hanya hujan ini yang menusuk sakit

hatiku juga sebenarnya sakit

sakit dalam penistaan penis

aku ini apa?. objek diskriminasi?. objek bercinta?.

atau memang pria bejat tak berkantung yang punya tenaga ini gambarannya

gambaran yang kurasakan dalam sakitnya tubuhku

apa perkasa itu tak kenal ampun?

perakasa yang ditenagai nafsu bejat membuatku terdiam dibawah hujan

sakit di vaginaku sama sakitnya dengan hatiku

tak akan kukejar atau kubunuh kau

kau akan mati tanpa kukejar

hahahaha…aku tertawa sinis

matilah kau dengan hina, karna aku bawa kehinaan pekat dalam diriku

ini penghinaan atasku untuk yang kedua

setelah yang pertama menghadiahiku nasib kelam dengan paras cantikku

HIV

 

4 thoughts on “HIV

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s