Apa yang Akan Kamu Lakukan Bila Menikah dan Hidup Bersama Pria yang Salah?.

Apa yang akan kamu lakukan bila menikah dan hidup bersama pria yang salah?.

Itu pertanyaan yang kami bahas sore ini. bagi kami yang belum menikah tentu saja pertanyaan tersebut akan dengan mudah kami jawab dengan santai. ” Ya sudah, cari saja pria yang benar tinggalkan pria yang salah itu”.

Tapi bagi yang sudah berumah tangga mungkin akan banyak pertimbangan lain, terutama anak. Menjadi janda juga bukan perkara mudah. Baik karena bercerai atau bahkan karena salah seorang pasangan lebih dulu menghadap Sang Khalik.

Seorang teman wanita saya kini telah berkeluarga, memiliki seorang putri cantik dengan seorang suami pengagguran dan ringan tangan.  mereka menikah karena teman wanita saya hamil di luar nikah atau dikenal dengan sebutan “Married by Accident = MBA”

Kemarin sore ia dipukuli lagi oleh suaminya karena suaminya kepergok selingkuh dengan mantan pacarnya lewat media facebook. mungkin ekspresi panik suami yang ketahuan, membuatnya kembali memukuli teman wanita saya.

Ini bukan yang pertama kali sebenarnya. dulu saat berpacaran pun teman wanita saya dipukuli, disundut rokok, atau disiram dengan air panas. Jujur secara pribadi saya merasa terheran-heran apa yang membuat teman saya ini tetap mau bersama pria yang ringan tangan seperti itu.

Saat teman prianya mulai merayu dan meminta maaf maka ia akan luluh lagi. saat itu saya berfikir apa ini kekuatan cinta?. tapi dimata saya itu bukan cinta. kita tidak akan membahas konsep cinta disini. tapi bagi saya bila penghormatan atas nilai-nilai kasih sayang diantara keduanya sudah tidak ada, mengapa harus tetap bersama?.

Ada kemungkinan saat dipukuli rekan wanita saya sudah tidak perawan. tapi apa tidak akan ada kemungkinan suatu saat nanti dia bertemu dengan pria lain yang bisa menerima kondisinya yang seperti itu?. tiap orang kan pernah berbuat salah, pernah salah jalan. jadi mengapa harus tidak ada pemakluman bila ia serius & tulus memperbaiki diri?. tapi, masing-masing orang punya perspektif pemikirannya sendiri soal hal ini.

Semalam ia sesegukan bercerita bertanya “Apa yang harus ia lakukan?”.

kami ini belum ada yang berumah tangga, baiknya persoalan seperti itu mungkin dibahas dengan orang tua, tapi bagaimanapun juga tidak ada anak yang ingin membuat orangtuanya khawatir dengan mengendus ketidakberesan dalam rumah tangga putrinya.

Apa yang harus dilakukan saat harus hidup bersama pria yang salah?. memaafkan dan membiarkan?. berpisah?. atau apa?.

itulah polemik yang dihadapinya kini.

Selagi kita mampu menjaga diri, memilih secara baik-baik pasangan yang baik, lakukan. penyesalan tidak akan menghapus kenyataan. tapi pilihan atas keputusan yang akan dijalankan kedepan itulah yang akan mengubah keadaan. jangan salah memilih, sebelum hidup dalam pilihan yang salah.

memilih pasangan hidup bukan hal yang mudah, tapi selagi masih ada waktu untuk berfikir jernih, tentunya tiap orang paling tidak memiliki bayangan seperti apa pasangan yang diinginkannya.

Semoga Allah memudahkan jalanmu disana, sejauh ini kami hanya bisa meminjamkan telinga dan pundak kami saja untukmu. Berjuanglah, pilih jalan yang terbaik untuk si kecil Vanesha. hanya itu yang bisa kami lakukan saat ini.

17 thoughts on “Apa yang Akan Kamu Lakukan Bila Menikah dan Hidup Bersama Pria yang Salah?.

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s