Pria, Wanita, Penonton, Penulis bermain Drama Pendek

Hei, kau yang kini mendampingiku dalam hari-hariku

Apa benar kau membawa cinta, sayang, asa dan rasa

Atau hanya nafsu dalam paras dan tubuhku?

Aku hanya pria yang datang dengan setulusnya perasaanku utuh

 

Hei, kau yang mengaku punya rasa, kenapa menghianati?

Kenapa selingkuhi aku dengan yang lain?

Apa ingin mencari pendamping dengan gonta ganti, dibalik mulut manis itu kau berlindung

Aku mengaku khilaf, maafkan aku wanitaku

 

Hei diriku, wanita yang pendengarannya senang dipuji puja

Pakai sedikit rasiomu, jangan hanya pakai telingamu, mau jadi pelarian pria-pria yang sekedar singgah lalu berlalu?

Sampai kapan?. Bertahan sampai kapan?

Aku ini wanita, bingung benar-benar terjebak dalam telinga yang menghadirkan rasa

 

Hei, kau yang sibuk menilai aku dan dia

Kau itu siapa?. berani menghujat begitu?.

Hah?. apa kau itu lebih baik?.

Jawab kami… heiiii…

 

Aku hanya mencari yang terbaik dengan caraku, aku pria

Aku merasa bodoh, mau diperlakukan seperti ini, aku wanita

Aku sahabat kalian, tukang hujat, aku penonton

Aku yang membuat kisah, aku penulisnya

Iklan

14 pemikiran pada “Pria, Wanita, Penonton, Penulis bermain Drama Pendek

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s