Kompor Minyak Jelantah

Kompor Minyak Jelantah (Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/177892)

Ada penelitian yang saya baca sore ini, artikelnya menarik. Berasal dari dalam negeri yaitu “Kompor Minyak Jelantah” hasil penelitian dan pengembangan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Untuk uji coba di masyarakat, Kementerian Riset dan Teknologi telah menghibahkan 15 unit kompor tekan multifuel berbahan bakar minyak jelantah hasil rekayasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kepada Koperasi Produsen Tahu-Tempe Indonesia (Kopti) Kota Bekasi.

“Keunggulan kompor ini dari sisi teknologi, suhu nyala apinya bisa sampai 1.200 derajat Celcius sehingga dapat memanfaatkan beragam bahan bakar nabati seperti minyak sawit, minyak jarak hingga minyak jelantah tanpa perlu modifikasi tambahan”

“Selain itu dari sisi kesehatan juga dapat mengubah perilaku masyarakat seperti penjual gorengan agar tidak lagi menggunakan minyak goreng yang sudah dipakai berulang-ulang, dan menggunakannya sebagai bahan bakar kompor saja”.

Kelemahannya kompor tekan buatan BPPT ini besar dan berat. Harapannya kedepannya kompor ini dapat dibuat menjadi lebih kecil dan ringan agar bisa dibawa-bawa oleh gerobak pedagang gorengan. Perekayasa BPPT Sjaffriadi menjelaskan, pihaknya akan merekayasa kompornya menjadi lebih kecil dan ringan dengan harga yang juga lebih murah jika diproduksi massal, yakni dari saat ini modalnya Rp 400.000 per unit menjadi Rp 250.000 per unit.

Kompor tesebut dilengkapi dengan dua tabung, yakni tabung minyak tanah berkapasitas dua liter yang digunakan untuk memanaskan kompor selama beberapa menit di awal, kemudian diganti dengan aliran minyak jelantah dari tabung berkapasitas lima liter, di mana setiap 0,8 liter jelantah bisa digunakan memasak selama satu jam. jadi, untuk minyak jelantah kapasitas 5 liter bisa digunakan untuk memasak dalam jangka waktu 6 jam.

sumber :

http://www.pikiran-rakyat.com/node/177892

http://www.rri.co.id/index.php/detailberita/detail/10216

http://202.46.15.98/index.php/module/News+News/id/10385

Baca juga artikel ini :

Brailletouch Permudah Tuna Netra Kirim SMS

Semoga Bermanfaat :-D

37 thoughts on “Kompor Minyak Jelantah

    • kalo utk usaha kecil emang rugi. tapi kalo utk warung makan besar atau fast food lumayan.
      pernah liat liputan pemurnian minyak jelantah dari warung besar gt ga fariz?.
      minyak jelantahnya bisa nyampe se-jergen gede/ hari.
      dimurniin lagi pake bahan kimia pengendap, mirip sama minyak baru, pdhal kandunganny sama ky jelantah.
      nah, yg ky gn bahaya.
      tapi kalo utk usaha fast food ga jelas minyak jelantahnya kemana, katanya rahasia perusahaan. soalnya pernah ada teman pengen buat biodiesel dr limbah minyak fast food. pihak sana ny ga ngizinin.
      paling ga ada lagi pemanfaatan limbah sbg sumber energi alternatif.:-) dukung Indonesiaaaaa…

      • Hmmm … iya ya, good idea. Saya gak pernah lihat kalau proses pemurnian seperti itu. Pernah lihat juga reportase tentang pemakaian minyak yang dicampur plastik buat bikin gorengan tampak selalu mengeras *ngeri*

      • kalo plastik emang sering ditampilin. jadi parno liat gorengan, ga berani jajan sembarangan.
        emang hrs cerdas milih apa2 d jaman ky gn. selama ada peluang buat membuat barang aspal utk tujuan ekonomi pasti bakal dijalananin. minyak, shampoo, obat, makanan, jamu, kosmetik.
        emang paling aman sih belanja sendiri, masak sendiri, kalo ga hindarin jajan sembarangan.
        emang kitany harus lebih banyak aktif nyari2 info soal ginian, biar ga ikutan jd korban.🙂

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s