Terapi Relaksasi Otot Bagi Pasien Spasmofilia

Assalamu Alaikum

Tulisan ini saya dedikasikan untuk spasmofiliers a.k.a spasmocuters dimanapun berada di kawasan Indonesia bagian manapun.ヽ(´ー`)ノ

Pagi tadi saya menjalani terapi relaksasi otot lagi, ini untuk kali ketiga saya mengikuti sesi terapi ini. saya sangat bersyukur diberi kesempatan untuk ikut serta mengikuti terapi ini. saya merasakan ada perubahan positif di badan maupun di pola tidur saya setelah mengikuti sesi terapi ini.

Terapi ini melatih pernafasan, konsentrasi, kontraksi otot, dan juga relaksasi otot. sangat baik untuk terapi pasien spasmofilia, anxiety (kecemasan), kram otot, ataupun insomnia. untuk insomnia saya sangat merasakan manfaat terapi ini, bahkan sejak kali kedua terapi.

Terapi ini bisa dilakukan di RS yang memiliki fasilitas Rehab Medik (RM). terapi ini menyenangkan menurut saya. melakukan gerakan yang ringan dalam posisi tidur yang nyaman, di iringi alunan instrumen yang menenangkan, kondisi fokus untuk berbahagia, mengatur pernafasan, sembari mendengar instruktur dalam memberikan arahan. saking nyamannya terapi ini banyak pasien yang ketiduran dalam sesi terapi.

Terapi ini mencakup kontraksi dan relaksasi anggota tubuh dari ujung jari kaki hingga kepala. kelihatannya sepele. tapi saat dijalani akan terlihat bagaimana respon otot kita yang tegang. semakin meningkat jumlah sesi terapi semakin terlatih badan dan pikiran kita untuk lebih rileks, sehingga ketegangan di tubuh maupun pikiran kita pun kut berkurang. terapi ini memakan waktu kurang lebih 1 jam.

Lalu kenapa tulisan ini saya dedikasikan bagi spasmofiliers a.k.a spasmocuters?.

Banyak pemahaman yang salah mengenai spasmofilia yang ingin saya bahas dalam tulisan saya, mungkin akan berlanjut dalam beberapa sesi. Alhamdulillah setelah sesi terapi tadi ada kesempatan untuk berdiskusi dengan dr.Novi dan dr.Nita mengenai spasmofilia ini. diskusi yang menyenangkan, sekaligus edukatif.

Karena spasmofilia ini kurang populer, pengetahuan mengenai spasmofilia ini pun terbatas ulasannya di internet. susah untuk mengakses informasi terbaru mengenai spasmofilia ini lewat media internet. yang banyak ditemui malah sharing pengalaman yang simpang siur. ada yang bernilai edukatif ada pula yang menghidupkan momok ketakutan, menghadirkan stigma paranoid.

Alhamdulillah dengan diskusi tadi saya mendapatkan banyak pencerahan. tidak menyesal bagi saya bolak balik RS yang jaraknya cukup jauh dari kostan saya itu selama 3 hari terakhir dan akan terus berlanjut hingga sesi terapi dirasa cukup. kemudian dilakukan pengecekan lagi. untuk sementara ini sesi terapi dilakukan sebanyak 6 kali. dimana sebelum sesi terapi dilakukan pengecekan ulang kondisi terakhir peserta terapi.

Untuk pengecekan ulang ini dilakukan bagi peserta terapi yang paling tidak 3 bulan yang lalu pernah melakukan test EMG (elektromiografi) kembali. karena terakhir kali saya melakukan test ini 8 bulan yang lalu, maka kali ini saya menlakukan test ulang. ternyata hasilnya sama saja, tetap di grade (+++) 3. hasil diperoleh setelah hiperventilasi alias aksi tarik nafas disertai buang nafas secepat mungkin seperti sedang asma. nah, keluar deh gambar kurvanya setelah aksi hiperventilasi ini. hasil bacaan kurva inilah yang menentukan gradenya.

Dalam pengecekan kemarin saya tidak hanya melakukan test EMG saja, tapi juga entahlah apa nama testnya yang berfungsi mengecek sensor saraf sensorik dan motorik lewat pembacaan kurva juga. bedanya dengan test EMG, dalam test ini pasien harus menerima kejutan listrik di tangan. awal-awal saya kaget dan kesakitan pada setruman pertama dan kedua. lama-lama kebal deh. hehehe. tenang, untuk test ini hanya sakit sedikit di awal, karena tubuh sedang beradaptasi.

Hasil pengecekan awal ini akan dibandingkan dengan hasil pengecekan setelah terapi, tapi saya pribadi tanpa mensugesti diri merasa terapi ini metode yang cukup efektif bagi saya. saya merasa lebih nyaman dengan tubuh saya. saking nyamannya pada sesi terapi tadi saya sempat ketiduran. ( ̄ー ̄)

Bagi teman-teman spasmofilers a.k.a spasmocuters yang ingin mencoba, saya meromendasikan ini.

Untuk peserta ASKES saat meminta rujukan ke poli syaraf dulu baru mengajukan diri untuk ke rehab medik. prosedur untuk peserta ASKES disini seperti itu. biasanya terapi ini banyak diminati oleh anak muda karena menyenangkan.

Sekian dulu promosi saya mengenai terapi ini. anda (spasmofilier, insomnier, anxieter) berminat?. ayo-ayo monggo dicoba di RS terdekat.

To be continued di tulisan yang berikutnya, saya sudah teramat sangat mengantuk.

nite…

Semarang.kost laras 12.

01082012

12.33

Iklan

43 pemikiran pada “Terapi Relaksasi Otot Bagi Pasien Spasmofilia

  1. mbak citraaaa, assalamu’alaikum 😀
    lama gak kirim kabar… hehehe, eh harusnya elis yang nyamperin mbaknya, hehehe. Elis juga ikut terapi mbak satu bulan ini, ada sesi berenangnya juga mbak,,, dan grade elis juga masih mentok di +++. sudah minta saran dokter sana sini, dan mereka bantu dengan terapi. ada perubahannya, saya jadi gampang tidur, gak kram-kram lagi dan hehehe masih belum bisa mengontrol emosi kadang. kumatan, ckckckckck. wow, mau dong aku main ke semarang mbak, terapi bareng, hehehehe. semangat ya mbak citraaa 🙂 sesama spasmocuters saling mendukung bukan??? hehe

  2. aslmkm mbk citra. kemarin saya sempat dbw ke igd krna kecpekan trus ksmutan dslrh tbuh hngga kram dan kejang2, serta sesak nafas. kata dokter saya kecapekan dan bnyk pikran. katany terkena smacm spasmofilia gt, nah yg mau saya tanyakan, untuk tes emg it sndri brapa biayanya mbk. trus untk skali terapi brapa biayanya. maksh y mbk sblmny.

    • Waalaikum salam mas Toni.

      Kalau utk tes EMG biaya pribadi saya kurang tau nominalnya berapa mas. karna saat pengecekan saya menggunakan asuransi kesehatan. tapi kalau testnya dilakukan di RS Umum Daerah setempat pastinya akan lebih ringan biaya nya dibandingkan bila ke RS swasta. Bila ragu sebaiknya sebelum test tanyakan dl biayanya dan pastikan fasilitas untuk test EMG ada di RS tersebut. karena tidak semua RS mempunyai alat tersebut.

      Untuk terapi juga pembiayaan terapi saya juga ditanggung oleh asuransi. jadi untuk nominalnya saya kurang tau mas. yang penting tanyakan apakah di RS tersebut ada fasilitas rehab medik. sebenarnya terapi ini tidak menyembuhkan tapi membantu meringankan atau membuat rileks. kalau ingin mencoba terapi lainnya juga ada untuk pasien spasmofili. tetapi terapinya harus diawasi oleh terapis di rehab medik. terapi lainnya berupa renang. setelah tau tekniknya bisa dicoba sendiri di rumah.

      Lebih baik mas segera cek dan berkonsultasi dengan dokter syaraf. nanti sekalian cek elektrolit darah juga, jadi bisa tau pemicu spasmonya itu apa. maksudnya agar bisa dilakukan tindakan pengobatan atau pencegahan agar tidak sering kejang, kram dan sesak nafas.

      Sebagai gambaran dari saya, ada yang spasmofilia karena defisit kalsium. ada pula yang dikatakan karena beban psikis. saya termasuk kategori berasal dari beban psikis. tapi menurut dokter yang pernah menangani saya banyak orang yang juga mengalami beban psikis yang berlebihan tapi belum tentu orang tersebut mengalami spasmofilia. jadi dengan kata lain spasmofilia juga bawaan genetis. untuk lengkapnya bisa baca tulisan saya di kategori ini (https://hembusananginlembut.wordpress.com/category/spasmocute-diary/)

      Semoga lekas baikan mas =)

  3. Trims banget bisa dpt info mengenai spasmofilia ini..dua hari yg lalu hasil test EMG sy ada di grade 4+,dgn hasil lab elektrolite untuk ca&ion dibawah normal..sy pgn sembuh,ga mw lagi yg namanya kena serangan kejang yg tiba2 itu,cukup lama skitar 15 menit kaki,tangan dan jari2 tangan kaku,mlintir semua..sayangnya dua dokter syaraf yg sdh sy datangi u/konsultasi tidak merekomendasikan untuk dilakukan terapi seperti penjelasan mbak citra..kira2 bagaimana sy bs mendapatkan surat rujukan dari dr syaraf yg lain ya?apakah ada komunitas sesama penderita spasmofilia ini? Saya ingin bergabung untuk sekedar sharing..trimsss…

  4. Wahh nice info.. Sy baru didiagnosa 3hr yg lalau, info2 spt ne sangat membantu, kebetulan sy lg berada di smrg, dan kmrn terdeteksi penyakit ne pas konsultasi mengenai trauma jatuh di tulang punggung malah disuruh EMG, walhasil ketauan si empunya penyakit hehehe kalok boleh tau di rmh skt mana aja ya yg ada terapi mediknya ini? Krn sy besok perdana konsultasi sy mengenai penyakit ini, dan kalau biaya pribadi kena brp ya? Hehe maklum biaya sndr mhssw smblan soalnya 🙂 salam kenal mbak 🙂

    • Maaf repost smpek 3 kali haha.. Nambah info smg bermanfaat bagi2 ilmu dr artikel lainnya, slh satunya dr daniapratiwi.. Kalok saran dr beliau banyak2 lah minum kalsium sesuai kadar yg dibutuhkan, terapi kalsium sampek benar2 sembuh dan nnt apa bila badan sdh terasa fit bs dikurang sdk demi sedikit sampek benar2 tdk terasa lg tp buat waspada bawa aja kemana2 kalsium klok udah mulai kambuh diminum dah tuh, ataw lw lupa bw bs beli diapotik atau ke minimarket cr susu ultra dan minum dah sebanyak dibutuhkan hehehe. misal konsumsi kalsiumnya yg 1000 mg selama sebulan, trs dikurangi jd 600 mg slm 2minggu, trs 300 mg slm 2 minggu kedepan.. . Dan setelahnya tergantung kebutuhan. bdan, kalaok besoknya mw aktifitas banyak mending siap2 minum kalsium. Karena penyerapan darah thdp kalsium itu tdk maksimal, jd butuh asupan kalsium lbh, krn kerja otak thdp kecemasan yg lbh dlm diri qt. Jd pinter2 kenali diri sndr. Oh ya kalsiumnya cari yg mengandung zink dan magesium (maaf jk slh ketik) hahaha pokoknya yg buat penyerapan kalsium dibadan gt dah.. Dan dibarengi mnm aer putih yg banyak, biar gk numpuk di ginjal.. Coba konsultasiin ke dokternya hehehe semangatttt!!! 🙂

      • Itu tips khusus buat yg spasmonya karena kekurangan kalsium ya 😉
        Kalau yang psikis beda lagi.

        Terimakasih udah berbagi semangat dan tipsnya disini. 🙂

  5. Wahh nice info.. Sy baru didiagnosa 3hr yg lalau, info2 spt ne sangat membantu, kebetulan sy lg berada di smrg, dan kmrn terdeteksi penyakit ne pas konsultasi mengenai trauma jatuh di tulang punggung malah disuruh EMG, walhasil ketauan si empunya penyakit hehehe kalok boleh tau di rmh skt mana aja ya yg ada rehab mediknya ini? Krn sy besok perdana konsultasi sy mengenai penyakit ini, dan kalau biaya pribadi kena brp ya? Hehe maklum biaya sndr mhssw smblan soalnya 🙂 salam kenal mbak 🙂

  6. hi….salam kenal
    setahun lalu saya juga spasmophilia dr hasil test +++/+3 di sarankan dokter minum kalsium dan terapi berenang seminggu 2 kali, alhamdulillah hasil test hari ini +/+1, kata dokte sudah membaik dan ada di batas normal, terima kasih telah berbagi

  7. Assalamualaikum…. lam kenal mba citra dan semua nya…😊 hari ini saya sedang pembacaan hasil emg di RS Pelni jakarta dan di situ tertulis saya terkena spasmofili grade 4 ternyata….
    Saya bingung dan kaget banget karna bener2 baru denger ada penyakit semacam ini…
    Tp…alhamdulillah setelah sya baca artikel dr mba citra dan temen2 semua para spasmolifier saya jd tahu dan bermanfaat banget. Trima kasih ya semua…
    Semoga saya bisa semangat dan minta doa nya ya… ☺😇
    Mba citra d tunggu artikel selanjutnya ya…

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s