Bermain mode B & W

Malam ini saya kembali bereksperimen dengan kamera poket Panasonic Lumix FH4 saya. Settingan kamera yang saya gunakan adalah mode B&W alias black and white picture. Dibawah gambar akan saya sertakan metode yang saya gunakan. Karena ini sepenuhnya hasil eksperimen sendiri. Maka penjelasannya sesuai dengan yang saya lakukan.

Oldig Flower

Gambar di atas diambil dari balik sisa kemasan obat maag saya di kamar. di balik bulatan plastik yang berbentuk cekung. efek cekung dari sisa kemasan obat menghasilkan siluet putih di sekitar gambar. sedangkan plastik memberi efek blur. pewarnaan hitam putih yang bersal dari kamera ditambah dengan efek blur memberikan kesan oldig yang kuat pada gambar ini.

Material : Bros bunga, latar hitam (jilbab hitam), sisa kemasan obat.

Elemen dan Komposisi Gambar

Pada gambar di atas saya bermain dengan gelas minum saya yang berbahan dasar keramik putih. saya jepitkan bros bunga sebagai hiasan. dari sudut yang berlawanan dengan posisi bunga saya gunakan senter hp saya untuk memberikan efek siluet cahaya sebagai penambah ornamen di dasar gelas. keuntungan penggunaan senter ini juga memberikan cahaya di sudut bawah gelas. sehingga memperjelas bentuk gelas di tengah gelap. jadi masing-masing komposisi baik bunga maupun gelas terlihat jelas dalam hitam putih.

Material : Bros bunga, latar hitam (jilbab hitam), cahaya senter hp, gelas keramik.

Night Photography

Sebenarnya semua gambar di atas menonjolkan sisi gelap yang erat dikaitkan dengan malam. tapi dari beberapa gambar yang saya ambil malam ini. rasanya gambar gantungan kunci bertuliskan ‘Bali’ yang saya sinari dengan cahaya senter hp saya inilah yang paling kuat menampilkan kontradiksi antara gelap dan terang.

Material : gantungan kunci ‘bali’, latar hitam (jilbab hitam), cahaya senter hp.

Forced Perspective

Gambar di atas merupakan gambar yang diambil dengan teknik forced perspective, yaitu teknik menggabungkan objek yang berbeda jarak menjadi satu dalam satu gambar. pada gambar di atas saya menggunakan kancing sebagai bahan eksperimen. kancing yang besar saya taruh beserta bros bunga di atas latar yang berwarna hitam. kemudian saya letakkan kancing yang kecil di atas jari telunjuk saya sembari mengutak-ngatik posisi jari hingga mendapatkan gambar gabungan dari posisi jari yang tepat sehingga kancing bisa terlihat seukuran. jari berfungsi sebagai konektor dalam gambar ini. disini jari saya agak saya lengkungkan, agar kancing bisa mencapai ukuran yang hampir serupa tepat ditengah kancing yang lebih besar.

Semoga tips-tips saya di atas bermanfaat bagi yang membacanya.

Selamat mencoba kawan-kawan ^^

Semarang, kost laras 12

 

 

 

35 thoughts on “Bermain mode B & W

    • Tapi menurutku foto mbak ely yang menangkap gambar hewan, atau manusia justru bagus2 lho. yang pemandangan juga bagus. tapi saya lebih suka yang gambar hewan atau manusia. ngambil objek bergerak apalagi hewan kalau tidak jeli menangkap momen dan tenang dalam mengambil gambar, malah tidak akan mendapatkan gambar yang bagus. kamera bagus sekalipun kalau tidak berada di tangan yang tepat juga tidak akan menghasilkan gambar yang bagus.

      soal menangkap objek bergerak saya belum bisa mbak. hehehe. apalagi mau buat gambar burung yang backgroundnya bokeh seperti punya mbak ely. sejauh ini karna saya jarang kemana2 dan masih latihan, objek yang saya tangkap justru benda2 mati yang ada di sekitar. tapi disusun berdasarkan imajinasi personal.

      terimakasih sudah mampir mbak. =)

      • trims bgt ya ….aku malah kebalikan sama kamu ya, kalau hrs motret benda yg diam saja, malah bingung aku, soalnya gimana ya, kalau motret burung yg lagi terbang di atas pas aku sama suami bersepeda itu rasanya seperti hrs mengejar sesuatu jadi semua serba terburu buru dan kalau dapat gambarnya rasanya puas sekali, sama spt kalau lagi ngintip rusa yg sgt pemalu itu, kalau berhasil ngintipny ajuga hepiiiiii bgt, hihihihi kayak anak kecil yg baru dpt es krim deh, mungkin juga krn kebiasaan ya, juga tempat dan obyek yg dipotret jd memang beda beda passionnya

        sama sama, aku dulu sudah pernah mampir sini lho🙂

      • itulah perbedaan yang signifikannya mbak. tempat dan objek. aku agak kesulitan kalau harus nyari burung2 cantik seperti di tempat mbak ely. warnanya cerah dan variatif. disini adanya burung yang warna bulunya coklat itu lho mbak. aku ga tau namanya apa. mungkin burung pipit. disamping itu aku belum bisa kalau harus nangkap objek bergerak dibuat freeze dari jauh karna kemampuan kamera yang terbatas. jadi, aku mensiasati kekurangan ini dengan memotret objek diam atau memotret objek dari jarak dekat mbak. jadi tantangannya gimana barang yang biasa-biasa bisa dilihat dari sudut pandang lain.

        tapi kalo foto hewan itu rasanya luar biasa kalau dapet gambarnya mbak, aku coba latihan kemarin ngambil gambar kodok. berkali-kali jeprat-jepret dari jarak dekat. agak grogi juga takut kalo diloncatin, apalagi kodoknya agresif. nah, dari pengejaran gambar 40 menitan dapat deh gambar kodoknya pas tenang. rasanya bahagia banget.

        kerennya ngambil gambar hewan itu sambil ngamatin kita bisa paham sama perilakunya juga. semakin sering latihan jeprat jepret semakin tau. aku baru latihan sekali untuk kodok, seumur hidup itu baru pertama kali bener2 niat mantengin kodok mbak.

        apalagi mbak yang sering ngamatin burung, rusa, atau mungkin angsa. secara tidak langsung juga pasti akan mendapatkan pelajaran dari hasil mengamati yang jauh lebih menarik dari textbook.

        setelah bisa nabung untuk kamera yang lebih baik nanti, aku akan mencoba mengikuti jejak mbak ely. berharap dengan suami juga. #ahhh manis banget.

        budaya disana selalu menyempatkan waktu untuk berjalan-jalan dan berolahraga ya mbak?. sepertinya sangat teratur.

        soal mampir maafkan aku mbak, aku lupa mbak udah mampir sebelumnya.

  1. Huaaaa😀 aku pengen bgt punya kamera gitu .
    yang foto pertama kyknya terlalu blur… gue jadi agak pusing liatx, hehehe
    citra hebat ya fotografinya. gue seneng bisa kenal dan belajar dari kamu. hehee🙂
    makasih😎

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s