Momentum

Betapa setiap momen itu menorehkan jejak kehidupan yang tidak terprediksi otak manusia.

Jejak kehidupan itu terus berlanjut searah dengan perputaran waktu bumi.

Dimana tiap detiknya merekam tapak jejak kehidupan manusia beserta interaksinya.

Yang tidak bernyawa dianggap mati, yang dianggap punya nyawa tapi tidak punya otak dianggap budak, dan yang punya otak saling pamer isi.

Apa ada karakter diluar tiga yang saya sebutkan?. Pasti ada. Karena ini dunia manusia yang terkadang mirip dengan dunia binatang.

Cahaya hati yang membuat perbedaan. Pikiran menghasilkan garis konkret yang kaku. Hati menghasilkan absurditas yang mampu membelokkan garis.

Semarang, gelap

2 thoughts on “Momentum

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s