Sempat

Selama waktu masih terus berputar, semua hal yang terjadi di kehidupan hanya akan menjadi ‘sempat’. Sempat terjadi, sempat mengingat, sempat melalui, sempat sakit, dll. Tidak akan pernah ada momen berulang sama persis. Berubah menjadi kepingan-kepingan kenangan yang tersimpan dalam memori otak. Bahkan hal yang paling berkesan sekalipun tidak akan setiap hari mengisi otak untuk di ingat. Sesakit atau semanis apapun, ujung-ujungnya hanya akan menjadi sempat.

Kecuali yang melibatkan ‘nur’ yang tidak bisa hilang dalam tiap kesempatan. Maka apapun bentuknya, ia akan menemukan nur Illah.

Bumi terus berputar, kehidupan terus berjalan dengan siklusnya, dan Tuhan selalu ada dimana-mana.

Semarang, cerah

17 thoughts on “Sempat

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s