Learn to life

Aku terburu-buru, sementara Tuhan memintaku menunggu.

Aku gelisah, sementara Tuhan memintaku bersabar.

Aku penasaran, sementara Tuhan tetap diam.

Aku mencari, Tuhan menyaksikan.

Tidak ada bayi yang bisa berjalan, seingin-inginnya ia untuk membuat satu langkah. Bahkan ketika lewat tangisnya ia memohon untuk bisa berjalan. Ia takkan pernah bisa berjalan.

Saat dewasa, aku lupa betapa Ia pelan-pelan menurunkan rahmat padaku, sesuai kemampuanku. Saat bayi, aku tak mampu berjalan. Agar aku mendapat pelukan kasih sayang dari Ibu dan Ayahku. Memiliki banyak waktu untuk terus lekat bersama mereka. Semakin mampu aku berdiri, aku akan terpisah dari mereka. Mereka juga akan terpisah dariku.

“Innallaaha Ma’ashshabiriin”

“Allah bersama orang yang sabar”.

Yang terburu-buru, gelisah, dan penasaran harus bersabar. Karena kesabaran menghadirkan Dia. Dalam pucuk-pucuk doa dan pengharapan. Itulah caraNya mengajarkanmu kasih sayangNya.

Iklan

3 pemikiran pada “Learn to life

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s