Tips Mengatasi Spasme di Area Mata

Tulisan-tulisan saya yang mengangkat topik spasmofilia tidak pernah sepi dari pembaca yang sama-sama mengidap spasmofilia. Sudah lama saya tidak mengangkat topik ini lagi kedalam tulisan saya. Tapi karena banyak pertanyaan yang masuk via blog ini. Saya akan kembali berbagi mengenai spasmofilia.

Kontennya akan saya buat spasifik ‘how to survive with spasticity’. Cara-cara atau upaya yang saya lakukan untuk menghadapi serangan spasmofilia (spasme). Harapannya, nanti akan lebih banyak teman-teman yang ikut sharing di kolom komentar. Siapa tau tips yang di terapkan cocok untuk rekan-rekan yang lain.

Apa yang saya bagikan, bukanlah formula pakem. Melainkan apa yang saya coba dan berhasil ke diri saya. Seems like trial and error mode.

Kali ini, yang pertama akan saya bagikan adalah “Bagaimana mengatasi serangan spasme di mata”.

Pernah merasakan serangan spasme di mata?. Bola mata rasanya sakit sekali. Serangan nya biasanya terjadi saat mata mengalami kelelahan, atau tanpa alasan yang jelas. Tapi tipe serangannya bola mata terasa sakit dan sampai membuat kepala pusing dan jika tipe serangannya cukup kuat kadang membuat mual. Dari mata naik ke kepala, turun ke perut.

Jadi, apa yang bisa diupayakan saat kondisi ini terjadi. Here we go. I’ll share you my personal tips.

1. Jangan panik, ambil posisi nyaman untuk kemudian melakukan tips-tips di bawah ini.

2. Kompres mata. Biasanya saya lakukan dengan menggunakan botol minuman dingin dari kulkas. Saat di kompres rasa nyerinya berkurang. Letakkan botol dingin di atas mata, kondisi mata tertutup. Lakukan berulang-ulang pada mata yang nyeri hingga nyerinya mereda.

3. Bila cara di atas belum berhasil, berikan pijatan di sekitar area mata dengan lembut. Tutup mata dan tekan bola mata pelan-pelan dan lembut. Tujuannya untuk membuat otot-otot di sekitar mata menjadi rileks. Lakukan hingga sakitnya mereda.

4. Bila sakitnya menjalar hingga kepala, berikan juga pijatan pada area kepala. Lakukan dengan sabar. Durasi pemberian pijatan tergantung dari redanya rasa sakit di area mata. Jangan cepat bosan ya, pokoknya tunggu hingga sakitnya mereda. Bila sudah mereda tandanya otot-otot mata sudah kembali rileks.

5. Bila serangan terjadi saat di rumah dan sedang luang, usahakan untuk tidur. Tidur adalah penyembuh terbaik.

6. Bila sakit tidak juga mereda dan merasa kesakitan dan sangat mengganggu, support dengan obat yang diresepkan oleh dokter. Ingat, konsumsi sesuai dosis ya.

Tips-tips yang saya bagikan merupakan tips yang sudah saya praktek kan. Berhasil untuk diri saya, semoga berhasil juga untuk yang lain ya. Saya selalu mencoba jalan non obat. Sejauh ini, saya sudah bisa mengatasi serangan spasme tanpa obat dalam hampir 2 tahun terakhir ini.

Tapi dalam menjalani tips ini harus sabar dan jangan cepat bosan atau putus asa untuk mencoba. Berakhir di obat bukan berarti gagal, tapi belum berhasil. Just keep on try, try, try, and try.

See you at my next spasticity sharing notes. If you have some tips to share about how to solve spasm attack at eyes, please share at comment column below.

Bekasi, 24 Dec 2014 ◎Sunny Day◎

4 thoughts on “Tips Mengatasi Spasme di Area Mata

  1. Hai Citra, terima kasih atas sharingnya. Tulisan kamu jadi salah satu guidance utama saya dalam lebih memahami spasmofilia. Kebetulan saya juga spasmofilia. Nanti saya boleh menghubungi lewat email ya. Terima kasih banyak🙂

Ikutan Komentar Yukkk...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s