Tips Mengatasi Spasme di Area Mata

Tulisan-tulisan saya yang mengangkat topik spasmofilia tidak pernah sepi dari pembaca yang sama-sama mengidap spasmofilia. Sudah lama saya tidak mengangkat topik ini lagi kedalam tulisan saya. Tapi karena banyak pertanyaan yang masuk via blog ini. Saya akan kembali berbagi mengenai spasmofilia.

Kontennya akan saya buat spasifik ‘how to survive with spasticity’. Cara-cara atau upaya yang saya lakukan untuk menghadapi serangan spasmofilia (spasme). Harapannya, nanti akan lebih banyak teman-teman yang ikut sharing di kolom komentar. Siapa tau tips yang di terapkan cocok untuk rekan-rekan yang lain.

Apa yang saya bagikan, bukanlah formula pakem. Melainkan apa yang saya coba dan berhasil ke diri saya. Seems like trial and error mode.

Kali ini, yang pertama akan saya bagikan adalah “Bagaimana mengatasi serangan spasme di mata”.

Pernah merasakan serangan spasme di mata?. Bola mata rasanya sakit sekali. Serangan nya biasanya terjadi saat mata mengalami kelelahan, atau tanpa alasan yang jelas. Tapi tipe serangannya bola mata terasa sakit dan sampai membuat kepala pusing dan jika tipe serangannya cukup kuat kadang membuat mual. Dari mata naik ke kepala, turun ke perut.

Jadi, apa yang bisa diupayakan saat kondisi ini terjadi. Here we go. I’ll share you my personal tips.

1. Jangan panik, ambil posisi nyaman untuk kemudian melakukan tips-tips di bawah ini.

2. Kompres mata. Biasanya saya lakukan dengan menggunakan botol minuman dingin dari kulkas. Saat di kompres rasa nyerinya berkurang. Letakkan botol dingin di atas mata, kondisi mata tertutup. Lakukan berulang-ulang pada mata yang nyeri hingga nyerinya mereda.

3. Bila cara di atas belum berhasil, berikan pijatan di sekitar area mata dengan lembut. Tutup mata dan tekan bola mata pelan-pelan dan lembut. Tujuannya untuk membuat otot-otot di sekitar mata menjadi rileks. Lakukan hingga sakitnya mereda.

4. Bila sakitnya menjalar hingga kepala, berikan juga pijatan pada area kepala. Lakukan dengan sabar. Durasi pemberian pijatan tergantung dari redanya rasa sakit di area mata. Jangan cepat bosan ya, pokoknya tunggu hingga sakitnya mereda. Bila sudah mereda tandanya otot-otot mata sudah kembali rileks.

5. Bila serangan terjadi saat di rumah dan sedang luang, usahakan untuk tidur. Tidur adalah penyembuh terbaik.

6. Bila sakit tidak juga mereda dan merasa kesakitan dan sangat mengganggu, support dengan obat yang diresepkan oleh dokter. Ingat, konsumsi sesuai dosis ya.

Tips-tips yang saya bagikan merupakan tips yang sudah saya praktek kan. Berhasil untuk diri saya, semoga berhasil juga untuk yang lain ya. Saya selalu mencoba jalan non obat. Sejauh ini, saya sudah bisa mengatasi serangan spasme tanpa obat dalam hampir 2 tahun terakhir ini.

Tapi dalam menjalani tips ini harus sabar dan jangan cepat bosan atau putus asa untuk mencoba. Berakhir di obat bukan berarti gagal, tapi belum berhasil. Just keep on try, try, try, and try.

See you at my next spasticity sharing notes. If you have some tips to share about how to solve spasm attack at eyes, please share at comment column below.

Bekasi, 24 Dec 2014 ◎Sunny Day◎

Iklan

Menembus Batas Spasmofilia : Lari

Assalamu Alaikum, readers…

Lama tidak membuat postingan disini, kali ini saya ingin membuat tulisan mengenai spasmofilia. Sebagai bentuk support kepada teman-teman yang juga menjalani hidup bersama spasmofilia.

Dalam beberapa bulan terakhir saya banyak melakukan hal-hal yang baru. Tidak disangka, justru berdampak positif bagi tubuh dan pikiran. Kualitas hidup terasa meningkat, semangat terus ada.

Salah satu hal yang ingin saya bagikan pada tulisan saya kali ini adalah, “Lari”. Kenapa lari?. Dulu saya sangat anti olahraga, apalagi setelah tau bahwa saya mengalami spasmoflia. Saya membuat kondisi batas untuk diri sendiri. Misal, ga boleh lari, ga boleh lompat, ga boleh ini itu, dll.

Sampai suatu ketika… Dalam 1 minggu saya 3 kali bermimpi berlari. Di dalam mimpi, saat berlari rasanya sangat bebas. Saya merasa bahagia saat jantung saya berdegup, bernafas dengan penuh kelegaan. Akhirnya setelah 3 kali bermimpi, esok hari untuk pertama kalinya di hidup saya, saya memutuskan. Saya benar-benar ingin berolahraga. Bukan karena paksaan guru olahraga, tetapi karena dorongan dari dalam diri saya sendiri.

Di dekat kostan saya ada sebuah taman umum, di lokasi itu ada jogging track, lapangan voli, lapangan bola, dan arena penyewaan mainan untuk anak-anak. Tiap sore hari selalu ramai disana. Tempat itu menjadi salah satu tempat favorit yang rutin saya kunjungi kini.

Dulu, saya malas berolahraga terutama lari, karena saya sering mengalami nyeri otot paha dan kaki setelah berolahraga. Misal, saya memilih berolahraga hari minggu. Besok senin sekujur kaki pasti terasa ngilu. Ini mengganggu, karena keesokan harinya saya harus tetap beraktifitas. Krim pengurang nyeri akhirnya menjadi andalan saat-saat seperti itu, tapi sakitnya akhirnya timbul tenggelam, agak repot juga kalau ngoles krim pereda nyeri terus.

Jadi, ada tips yang ingin saya bagikan untuk teman-teman semua. Terutama bagi yang newbie (dulunya anti olahraga) seperti saya. Sebelum memulai lari pastikan gunakan jam tangan. Ini penting, karena saat berolahraga waktu terasa jadi panjang lho. Udah lari-lari ngos-ngosan (di hati rasanya udah lama) eh, ternyata durasi waktunya masih kurang dari 5menit.

Tips 1. Pastikan durasi olahraga yang dilakukan minimal 30menit

Olahraga selama 30menit dianggap waktu yang ideal untuk mendapatkan manfaat kesehatan bagi tubuh. Diatas durasi 30menit untuk pembakaran lemak. Untuk itu, sebelum memulai lihat jam terlebih dulu.

Tips 2. Lakukan pemanasan

Sebelum memulai lari saya memulai dengan berjalan di area jogging track dan kecepatan jalannya saya tingkatkan terus menerus. 5menit cukup.

Tips 3. Buat target

Setelah pemanasan, buat target berapa kali akan mengelilingi lapangan atau jogging track. Usahakan terus meningkat di olahraga yang berikutnya ya. Tidak perlu buru-buru meningkatkan target putaran lapangan. Yang utama untuk terus dijaga adalah konsistensi untuk berolahraga.

Tips 4. Lari dengan ritme yang teratur sambil mengatur nafas

Menurut saya ini bagian yang paling penting. Kenapa?. Dulu yang saya lakukan saat disuruh berlari, ya berlari dengan kencang aja. Paling maksimal 1 putaran lapangan udah kehabisan tenaga, ga bisa lanjut lagi. Sisanya jalan kaki deh. Padahal lari memutar 1 lapangan waktunya paling maksimal 2menit. Jadi jantung hanya benar-benar dipacu selama 2menit. Sisanya jalan, pulang lemas, dan besoknya nyeri.

Jadi, bukan seberapa cepat. Tapi atur ritme dan nafas sehingga untuk start up 5 kali putaran lapangan menjadi ringan. Seperti jogging, yang dilakukan berlari kecil sehingga tidak langsung kehabisan energi di awal. Jarak tempuh yang bisa dicapai menjadi panjang, selama masa itu jantung juga terus dipacu.

Efek lain dengan berolahraga dengan cara ini, esok hari tetap bisa beraktifitas dengan nyaman tanpa ngilu yang signifikan. Sangat berbeda bila otot dipacu untuk berlari kencang dalam satu waktu. Jadi olahraga setiap hari bisa dilakukan.

Tips 5. Pendinginan

Setelah berlari saya akhiri dengan jalan kaki sampai detak jantung terasa normal. Melakukan gerakan senam tambahan sampai dirasa cukup.

Tips 6. Konsumsi sumber makanan kaya vitamin atau vitamin tambahan setelah berolahraga

Penyerapan sumber vitamin akan maksimal setelah berolahraga, jadi ini penting untuk dijaga. Jika setelah berolahraga disertai dengan minum jus yang kaya akan vitamin C badan akan terasa segar, otot juga tidak lemas. Dikombinasikan dengan vitamin lain juga baik.

Tips 7. Konsistensi

Sehat, selama belum diusahakan rasanya masih gratis. Jika sudah ada masalah dengan hal tersebut tandanya Tuhan meminta komitmen. Komitmen kita untuk mengusahakannya. Jadi, cari motivasi dari dalam diri sendiri. Kalau saya pribadi setelah merasakan efeknya, membuat saya konsisten.

Bagi yang jarang berolahraga, metabolisme tubuhnya tidak sebaik yang sering berolahraga. Dulu di awal, saya perlu berolahraga sekitar 15-20menit terlebih dahulu baru mengeluarkan keringat. Sebelum rutin berolahraga saya memiliki kecenderungan mudah pusing dan lelah. Pusing juga dipicu karena GERD yang saya alami saat itu. Setiap hari saya sempatkan minimal 30menit untuk berolahraga. Minimal 4 kali dalam satu minggu. Lama-lama rasanya kecanduan, tidak segar bila belum berolahraga. Bila hujan, saya mensiasati dengan berlari di tempat selama 30-60menit di kost.

Postingan ini umum, yang membuat ini berkaitan erat dengan spasmofilia adalah ‘lari merupakan pantangan’ (dulu) bagi beberapa teman yang mengidap spasmofilia – Saya yakin, (kini) ‘lari bisa menjadi pendamping dan penyemangat hidup’. Dulu, saya mengalami kesemutan saat menaiki anak tangga. Menaiki satu lantai dengan 30 anak tangga sudah membuat kejang ringan (dulu). Jadi, saat pertama kalinya saya sukses menjalani ini saya menangis girang. Melewati satu kondisi batas yang dulu pernah ada di hidup saya.

Hasilnya setelah rutin berolahraga konsumsi air putih menjadi sangat meningkat. Rasanya mudah haus, sehingga kebutuhan konsumsi air harian terasa mudah dipenuhi, intensitas pusing berkurang signifikan, tidur nyenyak, bonusnya begah di perut (efek GERD) sangat berkurang, setelah rutin berlari 1 bulan untuk pertama kalinya tidak masalah bagi saya makan mie instan (dulu makan ini langsung pusing dan mual berat), badan terasa segar.

Kesehatan itu begitu penting… harus di syukuri. Bagaimana bisa beribadah dengan baik kalau tidak sehat?. Bagaimana bisa berfikir dengan jernih kalau tidak sehat?. Dan bagaimana bisa berbagi kebahagiaan dengan senyum yang tulus kalau tidak sehat?.

 Gambar

Yuk olahraga… kesehatan itu tidak gratis, harus dijaga, harus diusahakan.

Break Limit : Jalan Kaki

Pertengahan bulan puasa kemarin saya melalui sebuah trip yang sangat berkesan. Bermula dari keinginan saya berlibur ke kampung kelahiran Ibu sekaligus ‘nyekar’ ke makam kakek.  Kampung tersebut berbeda pulau dari Kendari. Rute 4 jam ditempuh via kapal feri. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan motor trail selama 2 jam lintas bukit, kampung, kebun, dan hutan. Kalau jalanan saat itu sedang baik, maka perjalanan yang ditempuh bisa lebih cepat 30 menit. Hanya saja saat itu jalanan sedang dalam kondisi rusak parah. Penuh batu dan kontur yang tidak rata. Di Kendari, saat puasa kemarin curah hujannya masih cukup tinggi. Akibatnya tanah menjadi becek, batu-batu yang terbawa air saat hujan ikut menutupi jalan, dan jalan basah yang tetap dilalui tersebut menyisakan kontur tanah yang tidak rata.

Saya tiba di pulau Wawonii pukul 2 siang. Hari itu ombak kencang, saya memutuskan untuk menginap di rumah bibi terlebih dahulu. Sembari menstabilkan kondisi fisik yang mabuk laut. Esok paginya saya langsung melanjutkan perjalanan via motor trail. 2 jam perjalanan menuju kampung Waworope. Saya tiba di lokasi pukul 8.30. Setibanya disana saya langsung menuju ke makam kakek, mengirimkan doa untuk beliau. Setelah itu berkumpul bersama saudara sepupu. Saat berkumpul, saya diajak untuk mencari kerang dilaut. Saat itu air laut sedang surut (istilah daerah : meti), kesempatan bagi anak-anak kecil maupun orang dewasa untuk mencari berbagai jenis kerang laut. Dimulai dari pukul 9 hingga pukul 11 pagi. Saya juga ikut mencari, mengintari garis pantai sekitar 2 jam dengan hasil yang nihil. Mungkin karena masih pengalaman pertama mata saya kurang awas untuk mencari kerang laut di sekitar batu karang.

Salah satu view di dekat pantai

Salah satu view di sekitar pantai

Kemudian adik sepupu saya menyampaikan ada rute jalan ke kebun saat ini sudah diperbaiki. Disana ditemukan dua sumber air yang cantik. Sumber air tersebut pertemuan antara dua jenis air, air laut dan air tawar. Air laut berasal dari pantai saat air pasang dan air tawar berasal dari gunung. Saya pun penasaran ingin kesana, apalagi ada sepupu saya yang masih duduk di kelas 3 SD yang juga penasaran ingin kesana. Sayapun bertanya, apa rutenya dekat?. jawaban sepupu saya ‘ya, dekat kok kak Cia (nama panggilan saya di keluarga), kita jalan kaki saja kesana’.

Maka berangkatlah saya bersama 3 orang adik sepupu saya. 2 perempuan (kelas 1 SMA dan kelas 3 SD) dan 1 laki-laki (Kelas 5 SD). Sepupu saya menyarankan, ‘jalannya tidak usah pakai sendal saja, biar lebih seru’. Saya pun menyanggupi, agak canggung juga awalnya berjalan kaki tanpa alas kaki. Apalagi ternyata rutenya tidak dekat ‘2 Km’ lebih. Ditempuh sekitar 1.5 jam jalan kaki tanpa istirahat. Ini pertama kali nya bagi saya menembus hutan dan kebun yang berbatasan dengan pantai tanpa alas kaki dalam kondisi berpuasa. Adik-adik sepupu saya terlihat santai, inilah kelebihan anak-anak yang hidup di kampung. Fisik mereka kuat.

Akhirnya dengan penuh keringat sampailah juga kami di sumber air tersebut. Sumber air tersebut terbagi dua dipisahkan oleh jembatan kecil yang dibangun warga agar jalan tersebut bisa dilalui. Karena terbagi dua sumber air tersebut dinamakan ‘mata orua’ penamaan dalam bahasa daerah yang artinya mata dua. Airnya berwarna biru benhur, seumur hidup baru pertama kali saya melihat air yang warnanya biru benhur. Air tersebut terjebak di antara baru karang yang dalam dan di kelilingi pohon yang tinggi di sekitarnya. Kami menyaksikan keindahan warna air tersebut dari jembatan sembari duduk sebentar melepas penat, mendapat suplai udara segar dari pohon-pohon di sekitar kami. Kami tidak bisa mencapai airnya, karena jarak dari jembatan dan air tersebut cukup jauh dan sepertinya dalam. Maaf foto tidak bisa saya lampirkan, filenya ketinggalan di rumah =)

Sekitar 10 menit disana kami langsung pulang, kembali berjalan kaki. 3/4 perjalanan saat berjalan pulang saya bertemu dengan paman yang sedang mengangkut batu karang yang sudah dipecah dari hutan. Kami pun menumpang mobil jeep yang dikendarai paman. Perjalanan yang luar biasa, pertama kalinya bagi saya berjalan kaki dengan rute 4 km kondisi berpuasa. Dan ternyata fisik saya sanggup melakukan itu, terimakasih atas kerja sama yang baik diantara kita =).

Walaupun tempurung lutut saya terasa remuk, tapi saya tidak menyesali perjalanan tersebut. Alhamdulillah, saya justru merasa sangat senang, bersyukur dan merasa ini salah satu pencapaian besar dalam hidup saya. Apalagi setelah melewati ujian ‘pembengkakan liver’ beberapa bulan kemarin, ini adalah pengalaman pertama menguji fisik.

Sakit tidak akan menghentikan langkah yang ingin kita tempuh dalam hidup kalau kita tidak mengizinkannya. Saya berbagi cerita ini khususnya untuk rekan sesama spasmofilia. Mari nikmati momen kehidupan yang bisa diraih dalam hidup. Mari secara rutin melatih fisik, saat ini saya berhasil melewati ‘limit’ saya untuk berjalan kaki. Baru 4 km, tapi saya akan berlatih mengusahakan untuk meningkatkan jarak tempuhnya secara bertahap.

Semarang, malam yang sejuk.

Terimakasih Alam

Sekitar pukul 16.30 tadi saya mendadak merasa jenuh. Malas menatap layar komputer atau layar televisi, malas keluar rumah karena nantinya akan bertemu dengan kemacetan lalu lintas yang membuat pikiran semakin kisruh. Dalam 3 hari terakhir saya banyak mengalami konflik dengan diri sendiri. Dan ini bukanlah hal yang baik buat saya ataupun fisik saya.

Sesekali keluarlah dengan tenang karena ingin bercengkrama dengan alam. Rasakan baik-baik bagaimana angin berhembus, burung mengeluarkan irama yang meneduhkan, sinar matahari yang menyegarkan badan, dan warna-warni alam yang menyejukkan mata.

Dan kini, saya punya satu cara lagi untuk melepas kejenuhan, kepenatan, berdiri berlama-lama di tepi sawah, merasakan sinar matahari menembus pori-pori kulit, bernafas sebanyak dan sesegar yang saya inginkan, memandangi langit biru dan gunung yang seakan-akan membiru dari kejauhan, mendengar simfoni alam dengan ketukan yang tepat.

Mungkin wajar bila manusia modern kwalitas kehidupannya menurun. Bagaimana seseorang bisa ‘hidup’ dengan selalu bercengkrama dengan benda mati. Pergerakan hanya bisa disaksikan dengan memandang sesama manusia lain. Dalam kehidupan modern ini hewan-hewan yang hidup di alam bebas perkotaan  juga mengalami tingkat stres yang tinggi, kehilangan rumah dan sumber makanan yang seharusnya. Lahan kosong semakin menghilang berganti dengan bangunan berdinding beton.

Alam juga mengalami stres yang mungkin tak tertanggungkan. Bagaimana tidak, harus mengemban tugas besar di bumi.  Tapi tidak dijaga. Alam adalah rumah bagi tumbuhan, hewan, dan manusia. Alam itu rumah yang selalu siap menanti penghuninya pulang, saling menjaga keseimbangan.

Kalau ada pantai, gunung, hutan, sawah, bukit, ataupun yang lainnya tempatmu bisa merasai bercengkrama dengan elemen-elemen kehidupan di bumi ini, bermainlah kesana. Luangkan sedikit waktu. Penuhi hatimu dengan alam, lalu rasakan apa yang bisa ditemukan disana.

Selamat mencoba =)

Untuk yang hari ini sedang sakit, dimanapun berada, semoga lekas sembuh.

Semarang, ditemani sepotong senja yang cantik.

Spasmofilia : Motivasi Bagi Sesama

Dalam beberapa tahun terakhir sejak saya membuat tulisan mengenai spasmofilia di blog ini. Banyak komentar yang masuk, rata-rata sama-sama pengidap spasmofilia atau keluarganya. Kebanyakan baru memeriksakan diri. Ada yang karena defisiensi kalsium, ada punya karena faktor psikis.

Dalam tulisan saya kali ini, saya akan membahas mengenai spasmofilia karena faktor psikis seperti yang saya alami.

Spamofilia, berarti gangguan pada respon syaraf motorik. Saya sudah lama menghilangkan definisi seperti ini dari kepala saya. Dulu saat searching di google yang keluar kurang lebih definisi yang seperti itu. Saat ini saya lebih suka dengan definisi saya sendiri, yaitu ‘kurang enak badan, karena otot yang tegang’.

Disederhanakan, agar respon tubuh dan otak juga menjadi sederhana dalam menghadapi ini. Ketakutan sering menjadi lebih besar karena pikiran menganggap hal yang dihadapi itu besar. Dalam beberapa bulan terakhir ini saya merasakan revolusi yang besar dalam hidup bersama spasmofilia. Banyaknya pertanyaan yang masuk ke blog saya membuat saya merasa berbagi lagi mengenai spasmofilia menjadi hal yang sangat perlu bagi sesama pengidap spasmofilia.

Sempat terpikirkan, untuk menghapus postingan yang isinya curhat betapa berat menghadapi ini semua. Postingan demikian ibarat memantik ketakutan dan pemikiran negatif. Tapi setelah saya pikir lebih jauh, itulah bagian perjuangan saya dalam menghadapinya hingga mencapai titik ini.

Tiga hari yang lalu saya melakukan sebuah perjalanan nekat. Mengendarai motor Semarang- Kendal – Semarang (PP) dalam waktu tempuh 2.5 jam. Saat itu saya hendak mengantarkan proposal permohonan kerja praktek di sebuah PT pengolahan gas. Setelah mengantarkan proposal, saya langsung pulang ke Semarang. Biasanya bisa ditempuh 2 jam, tapi saat itu sangat macet. Pemilik kendaraan bermotor seperti saya harus berjalan di sepanjang bahu jalan yang berbatu. Atau masuk lagi ke jalan raya sembari masuk di antara truk. Pengalaman yang tidak saya sangka bisa saya alami lagi. 3 tahun yang lalu pengalaman tersebut serasa mustahil. Bagaimana tidak, bangun dari tempat tidur pun tidak bisa. Apa-apa lemas, bahkan semangat hidup tergerus ujian kehidupan.

Perjalanan pergi cukup mulus, belum terasa apa-apa. Saat perjalanan pulang kesabaran di uji. Mendadak tangan saya tegang. Terasa kram sekali, seakan-akan tangan saya membatu. Untuk sekian menit saya merasakan sakit yang cukup menyiksa, agak berlinang air mata sedikit. Serasa mau menyerah dan menepi. Tapi bagaimana mau menepi kondisi saat itu sangat padat, kendaraan dari arah belakang akan membunyikan klakson bila berjalan lambat.

Kemudian saya bernisiatif meregangkan tangan sambil melakukan gerakan yang sekiranya bisa melemaskan otot-otot saya. Alhamdulillah cara ini berhasil, sekitar 30 menit menahan sakit perlahan ketegangan semakin berkurang. Disambi dengan motivasi di dalam diri ‘kalau sebentar lagi pasti akan sampai’. Kemudian saya sampai di kost dengan sukses. Yeayyyy, ini pencapaian.

Kemudian esok hari badan serasa kurang nyaman. Yang saya lakukan beristirahat, sembari mengoleskan minyak angin di area yang tegang. Dan berangsur-angsur kondisi badan saya kembali seperti sedia kala. Tidak ada batas bagi pengidap spasmofilia untuk melakukan kegiatan fisik yang diinginkan, asalkan ‘tidak meragukan kemampuan diri sendiri’.

Lalu bagaiaman bila pemicunya bukan kelelahan, melainkan stres. Perhatikan kondisi fisik saat mengalami stres yang berlebih, biasanya ada anggota tubuh tertentu yang mengalami rasa tegang. Kalau saya pribadi saat stres karena hal tertentu otot-otot kepala dibagian pelipis kiri dan kanan seakan tertarik kebelakang dan membuat saya merasa tidak nyaman. Bila hal ini terjadi saya mengambil posisi tubuh paling nyaman, mengkonsumsi air putih, sembari memijat dengan lembut di area yang tegang. Bila ini belum berhasil saya kembali menggunakan trik minyak angin dan tidur.

Bagi saya pribadi ‘tidur adalah penyembuh yang paling aman dan murah’. Biasanya setelah bangun tidur saya merasa lebih baikan. Sudah kurang lebih 4 bulan terakhir ini saya sama sekali tidak mengkonsumsi obat-obatan. Sekitar 5 bulan yang lalu kondisi fisik saya mendadak menurun, awalnya saya pikir karena tipes. Karena saya rentan mengalami tipes. Ternyata liver mengalami pembengkakan. Kemudian saya beralih ke pengobatan tradisional untuk mengobati liver, lewat konsumsi jamu.

Lewat kejadian bengkak nya liver saya anggap sebagai berkah. Sejak November 2011 yang lalu saya termasuk yang cukup rutin mengkonsumsi diazepam (valium). Di awal diagnosa 6 bulan rutin mengkonsumsi jenis obat tersebut setiap hari. Tentunya sesuai dengan resep dokter. Awal konsumsi saya diberi dosis 0.75mg/ hari. Kemudian dosisnya diturunkan hingga 0.5mg/ hari sebelum saya berhenti total. Dulu saya pikir, saya akan seumur hidup mengkonsumsi obat tersebut. Karena dulu, saya hampir tidak bisa beraktifitas tanpa minum obat. Mungkin karena suggesti bahwa ‘saya bisa tanpa obat’ kurang di dalam diri saya. Setiap ada gejala sakit mendadak saya menjadi parno dan langsung meneguk obat tanpa pikir panjang.

Mungkin ada teman mengkonsumsi jenis obat penenang yang lain semisal xanax (aprazolam). Kebanyakan diberikan resep demikian agar lebih mudah beristirahat dan menekan stres di dalam diri pasien. Tapi kebanyakan malah menjadi ketagihan. Saya sempat menjadi orang yang kebingungan saat rutin mengkonsumsi obat ini, kehilangan fokus, dan sulit mengingat. Salah satu cara bagi saya untuk memberi rangsangan pada otak saya dengan menulis di blog ini.

Banyak tulisan yang dibuat di blog ini dalam kondisi setengah sadar. Entah sambil menahan sakit atau kurang fokus. Gangguan lainnya yang saya alami dan cukup mengganggu adalah kata yang saya ucapkan dan yang saya pikirkan berbeda. Ini seringkali terjadi dan membuat orang yang berkomunikasi dengan saya bingung. Dan sisi yang paling tidak saya sukai saya mendadak jadi sentimentil dan sulit mengontrol diri di saat tertentu. Di satu titik saya merasa saya gila. Sampai kebingungan bagaiamana cara untuk keluar dari kondisi ini?.

Kembali ke liver, sejak liver saya bengkak fokus saya beralih. Yang saya inginkan hanya ingin sembuh dari liver. Rasanya sedih sekali saat tau liver saya bengkak. Awalnya saya sadar, karena kelopak mata saya 1/3nya berwarna sangat kuning. Kemudian saya menemui dokter dan melakukan pemeriksaan darah untuk hepatitis. Ternyata negatif, akhirnya diketahui bahwa liver saya bengkak karena faktor obat.

Ada salah satu jenis obat yang rutin saya konsumsi setiap hari berdampak negatif ke liver. Tapi, karena saya tau pemicunya obat-obatan saat ini saya menjadi selektif dalam mengkonsumsi obat-obatan.

Saya termasuk jenis orang yang sangat menyukai sayur dan air putih, saya sangat bersyukur dua jenis kebiasaan saya dalam mengkonsumsi hal tersebut membantu pemulihan saya. Karena pembengkakan liver itu pula saya bisa benar-benar bersih dari obat dan mencari cara untuk tetap menstabilkan kondisi tubuh.

Jujur, awalnya berat. Apalagi dengan kondisi liver yang bengkak, badan saya ikut membengkak, dan sangat mudah lemas. Dalam beberapa bulan terakhir saya fokus berobat. Kenapa akhirnya saya berbagi pengalaman ini. Karena setiap orang yang diresepkan obat perlu lebih protektif terhadap dirinya sendiri. Bila tidak nyaman dengan obat atau dosis yang diberikan segera konsultasikan, begitu pula penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka waktu lama harus dalam pengawasan. Bila perlu lakukan pengecekan berkala lewat tes darah, atau tes yang lain sesuai kebutuhan.

Yang ingin saya sampaikan saat ini adalah ‘tiap orang bisa menghadapi spasmofilia tanpa obat asalkan yakin dengan diri nya sendiri’. Dan dibalik keyakinan terhadap diri ada kuasa Tuhan yang bekerja disana. Apapun agama anda saat ini, karena saya beragama islam saya sangat meyakini bahwa pertolongan Allah itu dekat, kuasaNya melebihi jangkauan pikiran saya. Dan sampai di titik saya melewati banyak kesakitan, Allah memampukan saya, tidak ada kemampuan kecuali karenaNya.

Tidak bisa saya pungkiri, keyakinan yang besar terhadap Tuhan, kemudian suggesti yang besar terhadap diri yang membimbing saya berada di titik ini. Di titik meresapi kegiatan harian yang bisa dilakukan adalah kebahagiaan. Saat saya mengingat hari-hari dimana saya menghabiskan waktu di tempat tidur karena lemas atau kejang, membuat saya sangat bersyukur atas progress apapun yang bisa saya hasilkan untuk diri saya dan orang-orang di sekitar saya.

Bagi yang saat ini semangatnya sedang menurun, sesekali kunjungilah panti asuhan. Dulu, saya menemukan awal semangat hidup saya disana. Saat menghadapi anak-anak, saya merasakan ikatan batin yang kuat untuk mengabdi disana. Mengajar. Saat itu saya merasa, dalam kondisi seperti ini ‘berguna bagi sesama’ adalah pemantik semangat yang luar biasa. Semakin banyak yang kita bagi, bukan mereka yang semakin diuntungkan. Tapi justru yang berbagilah yang semakin kuat.

Akan selalu ada kekuatan tersembunyi dibalik kelemahan, don’t give up too fast. when still can breathe, there are so many possibility we can reach.

Tetap semangat ya, dimanapun berada. Semoga menginspirasi.

Salam peluk hangat dari Semarang

Serba-serbi Seputar Kalsium

Hai kawan-kawan semua. Hari ini saya kembali membuat postingan mengenai spasmofilia. Semoga bermanfaat buat kawan-kawan dan spasmocuters. Spesifikasi pembahasan dalam tulisan saya kali ini mengenai kalsium.

Postingan kali ini mengenai kalsium karena ada dari spasmocuters yang mengalami defisit kalsium. Simpelnya seperti ini, bagi spasmocuters yang mengalami kasus di atas tidak bisa menyerap kalsium secara utuh. Misal, dalam segelas susu ada sebesar 100mg kalsium. Maka yang akan terserap sekitar 20mg saja. Padahal ada standar normal yang paling tidak harus dipenuhi setiap hari untuk spasmocuters menurut rentan usia.

Pemaparan selanjutnya kita bahas satu-satu ya di bawah ^^

Apakah Kalsium itu?

Kalsium adalah zat organik yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia. Pada manusia normal, kandungan kalsium adalah 1,5 sampai 2,2% dari berat tubuh, berat total sekitar 700 sampai 1400 g. 99% dari kalsium tersebut terdapat di dalam tulang dan gigi. Sisanya tersebar di cairan tubuh dan di dalam jaringan lunak, dalam bentuk larutan. Kalsium tersebar di dalam dan di luar pembuluh darah, di dalam dan di luar sel di seluruh tubuh, dan ikut serta dalam berbagai aktivitas kehidupan.

Sumber-sumber

Sumber kalsium terbagi dua, yaitu hewani dan nabati. Bahan makanan hewani yang mengandung kalsium antara lain adalah ikan, udang, susu, kuning telur, dan daging sapi. Sayangnya, jika dikonsumsi berlebihan bahan hewani ini, terutama daging sapi, bisa menghambat penyerapan kalsium, karena kadar proteinnya tinggi.

Kandungan proteinnya yang tinggi akan meningkatkan keasaman (pH) darah. Guna menjaga agar keasaman darah tetap normal, tubuh terpaksa menarik deposit kalsium (yang bersifat basa) dari tulang sehingga kepadatan tulang berkurang. Karena itu, sekalipun kaya kalsium makanan hewani harus dikonsumsi secukupnya saja. Jika berlebihan, justru dapat menggerogoti tabungan kalsium dan mempermudah terjadinya pengeroposan tulang.

Bahan makanan yang mengandung kalsium nabati bisa diperoleh dari sayuran daun hijau seperti sawi, brokoli, daun pepaya, daun singkong, daun labu. Selain itu biji-bijian (kenari, wijen, almond) dan kacang-kacangan serta hasil olahannya (kedelai, kacang merah, kacang polong, tempe, tahu).

Apa fungsi kalsium terhadap mekanisme tubuh?

Kalsium merupakan regulator aktivitas kehidupan tubuh manusia.

Kalsium mengemban fungsi fisiologis yang penting dalam tahap pertumbuhan manusia, mulai dari anak-anak sampai dewasa bahkan hingga usia tua, kalsium merupakan unsur penting yang tak boleh kurang untuk menjamin tubuh yang sehat.

Kalsium mempunyai peran vital pada tulang sehingga dapat mencegah timbulnya osteoporosis. Namun kalsium yang berada di luar tulang pun mempunyai peran yang besar, antara lain mendukung kegiatan enzim, hormon, syaraf dan darah. Berikut beberapa manfaat kalsium bagi tubuh :

– Mengaktifkan syaraf

– Melancarkan peredaran darah

– Melenturkan otot

– Menormalkan tekanan darah

– Menyeimbangkan keasaman/kebasaan darah

– Menjaga keseimbangan cairan tubuh

– Mencegah Osteoporosis (keropos tulang)

– Mencegah penyakit jantung

– Menurunkan resiko kanker usus

– Mengatasi kram, sakit pinggang, wasir, dan reumatik

– Mengatasi keluhan saat haid dan menopause

– Meminimalkan penyusutan tulang selama hamil dan menyusui

– Membantu mineralisasi gigi dan mencegah pendarahan akar gigi

– Mengatasi kaki tangan kering dan pecah-pecah

Hasil penelitian membuktikan bahwa kalsium lebih banyak dibutuhkan oleh kaum wanita daripada pria, alasannya:

– Menghindari Ancaman Osteoporosis, saat menopouse wanita akan kehilangan sejumlah besar hormon estrogen yang bisa mengakibatkan penyakit osteoporosis.

– Membantu pembentukan tulang dan gigi

– Membantu pembekuan darah, tanpa kalsium darah tidak bisa membeku bila terjadi luka.

– Menghindari sindrom pramenstruasi, pada siklus haid ketiga gejala PMS bisa dikurangi hingga 48 persen pada wanita yang menelan kalsium

– Mengurangi resiko gejala batu ginjal, kalsium memiliki efek protektif yang mencegah penyerapan oksalat yang bisa membentuk batu di ginjal.

– Melindungi bayi dalam kandungan, wanita yang diberi suplemen kalsium selama masa kehamilan akan memiliki anak-anak yang cukup terlindungi dari resiko hipertensi.

– Setelah umur 20 tahun, tubuh manusia akan mulai mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun. Dan setelah umur 50 tahun, jumlah kandungan kalsium dalam tubuh akan menyusut sebanyak 30%. Kehilangan akan mencapai 50% ketika mencapai umur 70 tahun dan seterusnya mengalami masalah kekurangan kalsium.

– Karena defisit kalsium sangat mudah terjadi pada wanita, sehingga disarankan untuk mencukupi kebutuhan kalsium sesuai AKG setiap harinya. Usia terbaik untuk menimbun kalsium di tulang dan juga di darah bagi wanita adalah pada rentan usia 20-30 tahun. Di atas rentan usia 30-40 tahun kemampuan penyerapan kalsium akan terus menyusut. Kemampuan penyerapan kalsium di usia produktif tentu saja akan sangat berbeda dibanding dengan usia non-produktif. Sehingga, ada perbedaan produk susu di pasaran untuk memenuhi kebutuhan kalsium sesuai dengan rentan umur.

Apa yang akan terjadi jika tubuh kita kekurangan kalsium?

Nyeri otot tulang
Kekurangan kalsium menyebabkan pergerakan yang tidak normal pada seluruh otot licin dan otot jantung, sehinga tubuh kehilangan kelincahan, pengendalian keseimbangan, gerakan dan kemampuan koordinasi. Gerakan tubuh ditentukan oleh stimulasi otot tulang, sementara rangsangan otot tulang timbul karena peran kalsium yang sangat penting. Jika asupan kalsium dalam tubuh tidak memadai, maka akan terjadi nyeri pada otot tulang.

Keropos tulang/osteoporosis
Kalsium dalam tubuh berperan sebagai elemen ang memberi kekerasan pada tulang. Oleh karena itu, kalsium mampu membentuk kerangka yang mampu menanggung berat badan. Jika dalam tulang tidak terdapat endapan kalsium yang cukup, maka akan terjadi kekacauan dalam metabolisme sel tulang, hingga volume tulang berkurang.

Kekebalan tubuh berkurang
Kekuranan kalsium mampu memicu terjadinya penurunan kekebalan tubuh. Karena dengan kekurangan imunitas tubuh terhadap serangan penyakit, maka dengan sangat mudah terjangkit berbagai penyakit yang seharusnya bisa ditangkal oleh system kekebalan tubuh.

Daya ingat berkurang
Ion kalsium berperan penting dalam proses pengeluaran dan pengiriman sinyal syaraf. Rangsangan pada syaraf otak besar berhubungan erat dengan transmisi ion kalsium di dalam dan diluar neuron. Ketika organisme kekurangan kalsium, dendosignal syaraf juga mengalami hambatan mekanisme rangsangan dalam tubuh manusia juga mengalami kerudakan. Gejala pada anak anak mudah kaget, menangis di malam hari, resah, sulit tidur dan super aktif.

Ganguan dalam jantung
Jantung mengemban tugas untuk mempertahankan nyawa. Meski hanya sebesar kepalan tangan, jantung mampu mengantarkan darah setiap saat kesetiap sel dalam tubuh. Kemampuan ini berasal dari konstraksi otot jantung secara terus menerus. Padahal konstraksi dan ekspansi jantung serta penyimpanan dan pengunaan energinya tidak lepas dari pengaruh kalsium.

Berapa banyak kalsium yang diperlukan tubuh manusia setiap hari?

Kebutuhan harian kalsium adalah 800 mg untuk dewasa di atas 25 tahun dan 1.000 mg setelah usia 50 tahun. Ibu hamil dan menyusui harus mengkonsumsi 1.200 mg kalsium per hari. Kebutuhan kalsium anak-anak dan remaja meningkat sesuai usia:

– Bayi berumur s.d. 5 bulan : 400 mg

– Bayi 6 bulan s.d. 1 tahun : 600 mg

– Anak usia 1 s.d. 10 tahun : 800 mg

– Remaja usia 11 s.d. 24 tahun: 1.200 mg

Kalau untuk pasien spasmofili konsumsi yang dibutuhkan berdasarkan anjuran dokter. karena disesuaikan dosisnya dengan kondisi personal hasil cek elektrolit darah pasien. ini juga menentukan berapa lama dosis tersebut harus dikonsumsi.

Berikut adalah trik untuk menambah asupan kalsium harian Anda:

1. Jangan lupa minum susu
Semakin kita dewasa, kita sering terlupa untuk minum susu. Ini adalah kesalahan umum. Jika Anda tak memiliki permasalahan dengan susu (lactose intolerant), atau vegan, maka meminum susu sehari-hari adalah cara terbaik mengasup kalsium. Banyak yang salah mengartikan, bahwa dengan meminum susu seseorang bisa jadi tambah gemuk, karena lemaknya. Padahal, jika ini menjadi hambatan bagi Anda, Anda bisa memilih susu berkalsium tinggi yang non-fat atau low-fatYoghurt, keju, butter, dan es krim juga bisa jadi sumber kalsium yang baik.

2. Camilan
Coba cek kandungan kalsium yang terdapat dalam frozen yogurt yang sekarang banyak dijual di mal. Biasanya fro-yomengandung kalsium antara 200-300 mg per gelasnya. Puding, cakefudge, atau makanan pencuci mulut lainnya juga sering menggunakan susu (bisa mengandung kalsium hingga 600 mg).

3. Makanan utama
Tambahan keju di dalam makanan utama juga bisa menjadi sumber kalsium. Contohnya, keju mozzarella, ricotta, dan parmesan, yang mudah ditambahkan pada makanan utama seperti pasta. Mulailah hari Anda dengan menambahkan keju di omelet atau telur orak-arik Anda.

4. Kalsium tambahan
Belakangan ini kalsium menjadi nutrisi tambahan yang amat penting, bahkan sudah banyak makanan instan yang sudah dilengkapi dengan kalsium. Contohnya, jus jeruk, sereal, susu kedelai, dan lainnya. Para produsen makanan tentunya berusaha membantu para konsumen dengan menciptakan produk yang kaya akan nutrisi, di antaranya kalsium.

5. Makanan hijau
Brokoli, lettucebok choy, sawi, dan sayuran berdaun hijau adalah sumber kalsium yang cukup baik. Masalahnya, kalsium pada sayuran tak terlalu mudah diserap tubuh dibandingkan susu. Anda bisa mencoba mengkombinasikan asupan sayuran Anda dengan menggabungkan bayam atau lettuce. Taburkan juga wijen atau kacang (yang juga merupakan sumber kalsium yang baik) dan keju.

6. Kombinasikan pil suplemen
Agar kalsium bisa diserap tubuh, diperlukan magnesium. Sebab jika kandungan kalsium tinggi sementara magnesiumnya rendah, kulit juga bisa kekurangan kepadatannya. Keseimbangan adalah kuncinya. Para ahli merekomendasikan perbandingan 2:1 antara kalsium dan magnesium. Jika Anda meminum suplemen 1.000 mg per hari, Anda akan butuh 500 mg magnesium. Tubuh kita hanya bisa menyerap 500 mg dalam sekali waktu, dan akan mengeluarkan sisanya. Jadi, sebaiknya Anda mengkonsumsi kalsium dalam dosis rendah setiap harinya. Kalsium karbonat harus dikonsumsi bersama makanan padat, sementara kalsium sitrat bisa dikonsumsi bersama atau tanpa makanan.

7. Padukan dengan vitamin D
Vitamin D juga penting untuk kesehatan tulang, dan memiliki hubungan yang bersinergi dengan kalsium. Disarankan agar tubuh terkena paparan matahari selama 15 menit per hari. Namun, sinar matahari yang dimaksud adalah sinar yang sehat, di bawah pukul 09.00. Sinar matahari bisa membantu tubuh membangun vitamin D secara alami, namun biasanya tetap dibutuhkan suplemen terpisah untuk mencukupi kebutuhan tubuh.

8. Kurangi kopi
Terlalu banyak konsumsi kafein mendorong pengeluaran kalsium dari dalam tubuh. Jika memang Anda harus mengkonsumsi kopi, coba tambahkan susu atau krim (tapi bukan non dairy creamer) ke dalam kopinya.

9. Hati-hati dengan diet tinggi protein
Ada beberapa diet yang membuat pasiennya harus makan makanan hewani saja. Padahal makanan hewani justru mencuri kalsium perlahan-lahan dari tulang. Karena daging hewan mengandung banyak protein yang dipecah menjadi komponen yang asam. Tubuh mencoba mengolah tersebut menggunakan kalsium. Jika Anda banyak mengkonsumsi daging merah dan telur, maka Anda perlu menambah asupan kalsium sehari-hari.

Untuk pasien dengan alergi laktosa seperti saya, saya memilih untuk mengkonsumsi pil suplemen. pil suplemen yang saya konsumsi adalah Natures Bounty Calcium, Magnesium, Zinc with Vit.D”

Tablet kalsium yang pertama saya kenal adalah natures bounty. Atas rekomendasi sesama spasmocuters. Satu tablet mengandung 333,33 mg kalsium dan 200 IU vitamin D. Dalam sebotol terdapat 100 butir tablet kalsium. Suplemen ini bisa didapatkan di Guardian dengan harga Rp. 198.000/ botol. tapi Guardian sering mengadakan diskon untuk suplemennya. Saat diskon harganya sekitar Rp. 160.000/ botol. Saya mengkonsumsi suplemen ini karena didalamnya sudah terdapat tambahan magnesium dan zinc.

Terlalu banyak kalsium dapat berbahaya bagi tubuh.

Tubuh tidak dapat menyerap kalsium bila tidak memiliki cukup magnesium dan fosfor. Magnesium dan fosfor mengubah bentuk kalsium sehingga dapat diserap tubuh. Kalsium dan magnesium diedarkan oleh tubuh melalui albumin dalam darah.

Terlalu banyak kalsium akan membuat magnesium terdesak dari albumin sehingga tidak tersalurkan lewat darah dan tubuh akan kekurangan magnesium. Bila tidak cukup mendapat magnesium, ginjal tidak dapat memproses kalsium sehingga dapat terjadi endapan batu ginjal.

Selain fosfor dan magnesium, vitamin D, zinc dan zat besi juga diperlukan dalam pengolahan kalsium dan dapat terdesak peranannya oleh kalsium yang berlebihan. Konsumsi kalsium, magnesium, fosfor, vitamin D, zinc dan zat besi harus berimbang agar tubuh tetap sehat.

Suplemen kalsium biasanya tidak dibutuhkan bila konsumsi harian Anda cukup mengandung makanan yang kaya kalsium. Berikut adalah beberapa porsi makanan dan kandungan kalsiumnya:

– Susu satu cangkir (350 mg)

– Segelas jus jeruk (290 mg)

– Satu kerat keju (200 – 250 mg)

– Sepotong pizza (230 mg)

– Sekaleng sarden (185 mg)

– Setangkup es krim (90 mg)

– Secangkir brokoli (76 mg)

– Sepotong besar tahu/tempe (258 mg)

– Yoghurt rendah lemak tanpa rasa: 300-450 mg per porsi (1 cup)

– Keju Amerika: 350 mg per porsi ( 2 ons)

– Susu sapi (berlemak atau rendah lemak): 300 mg per porsi ( 1 cup)

– Susu kedelai berkalsium: 300 mg per porsi (1 cup)

– Jus jeruk berkalsium: 300 mg per porsi (1 cup)

– Keju Cheddar: 300mg per porsi (1.5 ons)

– Bayam: 120 mg per porsi ( 1 cup – mentah atau 1/2 cup dimasak)

– Buah Jeruk : 50 mg per porsi (1 buah jeruk ukuran sedang)

– Oatmeal siap saji: 100 mg (1 bungkus)

– Kentang: 44 mg per porsi ( 1/2 cup – halus)

– Sayuran hijau, sayur-sayuranan berdaun lebar, tahu, tempe.

Nah, untuk temen-temen spasmocuters pasti bisa menganalisa sendiri gejala apa yang muncul di tubuhnya karena defisit kalsium. Ada yang mengalami nyeri, kaku, atau penurunan daya ingat, dll. Jadi ga boleh malas ya minum kalsium sesuai anjuran dokter yang menangani. ^^

Sekian dulu postingan kali ini. lain waktu disambung lagi yaaaa…

Salam sehat, salam hangat dari Semarang.

16082012, kost laras 12

Sumber referensi

http://fkmusm.wordpress.com/2011/10/12/kalsium/

http://ummuraja.blogspot.com/2011/04/cerita-tentang-kalsium-pada-si-anak.html

http://momzdayz.blogspot.com/2009/07/diary-menu.html

Hilangkan momok negatif spasmofilia. Positif thinking yukkkk…

Postingan saya kali ini kembali melanjutkan postingan saya sebelumnya untuk pasien spasmofiliers a.k.a spasmocuters lewat tulisan saya pada beberapa waktu yang lalu berdasarkan hasil diskusi saya dengan dr.novi dan dr.nita. jadi ini merupakan edisi lanjutan. tujuannya untuk menghilangkan efek negatif saat didiagnosa positif spasmofilia.

Apa itu spasmofilia?.

Kalo search di internet penjelasan seremnya ya gangguan respon syaraf motorik. kesannya berat banget ya?. hehehe. simpelnya bagian tubuh yang dilewati persyarafan motorik alias yang berkaitan dengan otot, bisa terkena ini kecuali otak. nah lho…baca penjelasan gini siapa yang ga ngerasa takut dan dramatis. kwkwkw

Saya kenal dengan beberapa pasien spasmofilia, lumayan lah kemarin pas ikut terapi nambah-nambah kenalan. ada juga yang saya kenal lewat dunia maya (internet). lewat blog, fb, atau email. dengan gejala dan keluhan yang macam-macam.

Memang tiap orang mengalami kondisi yang berbeda-beda saat kondisi spase (kumat). misal, saya mengalami pusing yang mengganggu hampir setiap hari. ada yang merasakan sakit di tulang rusuk. ada yang merasakan sakit di sendi, ada yang merasakan sesak nafas, atau ada yang merasakan kejang perut. tapi tiap orang pun bisa mengalami hal ini juga kan?. hanya saja penyebabnya mungkin berbeda dan intensitasnya yang juga berbeda.

Bagi saya pribadi spasmofilia itu sindrom. maksudnya seperti ini, bila pemicunya bisa diminimalisir maka intensitas spase juga akan berkurang. jadi saat bisa mengontrol diri, maka tubuh kita pun akan tenang. tidak memberi respon negatif (ex: nyeri, kaku, kram, kesemutan, atau kejang). sebenarnya spasmofilia juga bukan hal yang mengerikan, apalagi memang gejala klinik dari luar tidak tampak. orang dengan spasmofilia penampakan luarnya juga tetap sama dengan orang non-spasmofilia.

Saya akui untuk menerima dengan santai dan berfikir simpel tentang spasmofilia juga bukan hal yang langsung tiba-tiba saja muncul di awal saat saya dinyatakan postif spasmofilia grade (+++) 3. tapi toh waktu menjawab semua pertanyaan, semua doa. perjuangan saya untuk mengontrol diri pastinya tidak hanya akan berhenti sampai saat terapi saja. tapi paling tidak menerima dengan ikhlas dan santai menghadapi semua, membuat beban berkurang banyak rasanya.

Apa penyebab spasmofilia?.

Spasmofilia ternyata adalah bawaan genetik dari orang tua. orang-orang spasmofilia biasanya memiliki orang tua yang sangat tegang atau sangat pencemas, atau bisa juga dilatarbelakangi riwayat penyakit orang tua, misal asma. karena pasien asma memiliki bakat hipersensitifitas dan hiperiritabilitas yang ternyata juga bisa diturunkan.

Jadi bagi yang saat ini didiagnosis spasmofilia, rata-rata pasti sudah memiliki gejala bawaan spasmofilia di dalam dirinya sejak kecil, hanya saja tidak terdeteksi. dianggap sebagai hal yang biasa. sebagai contoh, saya mulai merasakan nyeri tidak tertahankan di sendi maupun betis sejak SD hingga terkadang saat ini. kumatnya tiap kali kecapean. untuk usia SD ibu saya juga kebingungan. kalau rematik di usia seperti itu kan rasanya terlalu dini. saya ingat betul, saat kelas 4 SD saya mulai merasakan sakit kepala. berkali-kali ganti dokter dalam jangka waktu 2 tahun dan tetap saja sama. jaman itu kan nge-trend iklan narkoba yang dimasukkan dalam permen. saya sampai di ejek teman-teman membawa narkoba. karena untuk anak seusia saya pada saat itu tidak lazim membawa obat kemana-mana. hehehe

Saat duduk di bangku SMP seingat saya akhirnya sakit kepala mereda, tidak sesering jaman SD kumatnya. jadi bisa dibilang masa SMP masa anteng. nah, tetoootttt pas kelas 1 SMA balik lagi dia. tapi, bukan pusing tapi sering serasa sesak di dada. sampai akhirnya dilakukan pemeriksaan jantung. ternyata hasilnya baik-baik saja. Alhamdulillah kelas 2 sampai kelas 3 ga kumat lagi. mungkin karena banyak pengalihan positif bersama teman-teman sebaya saat itu.

Sampai saat kuliah mulai kumat lagi, tapi kejang perut. yang ngebingungin itu ngebedain kejang perut saat spasme dan sakit perut saat tipes. maklum, sejak 2010 saya langganan tipes. jadi untuk membedakannya lewat cek darah sama minum obat. kalau udah minum obat dari dokter syaraf dan sakit perutnya mendingan berarti ga perlu cek darah. dan begitu pula sebaliknya.

Saya tau kalau saya spasmofilia sejak november 2011. sejak 2010 saya rutin ke dokter penyakit dalam karena keluhan sakit perut dan pusing yang tidak tertahankan. dulu, tiap kali sakit kepala rasanya lemas sampai ke jari dan tidak bisa bangun, hanya terbaring. akhirnya di bulan november ada dokter umum nan cantik yang menyarankan saya untuk berkonsultasi ke dokter syaraf. karena harusnya masa inkubasi virus tipes di tubuh saya sudah lewat. menurut dokter masa inkubasi virus tipes kan 6 bulan. nah, saat itu saya masih ke dokter dengan keluhan pusing, yang saya kira efek lanjutan dari tipes. padahal sudah masuk bulan ke sepuluh.

Akhirnya ketahuan deh kalau saya ini spasmofilia.

Awal-awal tau kan bingung tuh, spasmofilia apaan ya?. namanya unyu, kayak nama bunga-bungaan gitu menurut saya. mulailah saya searching lewat mbah google. karena keterbatasan informasi mulailah saya malah ketakutan sendiri. seakan-akan spasofilia dan gejala spasmenya baru saja terjadi pada saya. hehehe. padahal ya setelah dipikir-pikir memang sejak kecil saya sudah merasakan gejalanya. hanya saja saat ini baru terdefinisi dengan jelas, apa yang sebenarnya yang saya alami.

Jadi simpelnya gini. spasmofilia versi saya definisinya itu nyeri yang suka pindah-pindah tempat. ga perlu takut karna banyak lho orang yang spasmofilia. coba renungkan riwayat penyakit sendiri deh, biasanya gejalanya udah muncul sejak kecil. tapi mungkin ga ketahuan, atau intensitasnya tidak sesering saat ini. kan gejala tampak itu juga tergantung dari grade nya. kalau masih grade 1 mah ga bakalan sering kumat, pada grade 3 baru  akan ngerasa sering kumat. kalau udah di garede 4 (grade maksimum) memang akan lebih sering kumat lagi. kebanyakan orang juga ga nyangka kalo dia spasmofilia. bahkan dr.Nita juga spasmofilia. ada juga dokter lain yang saya kenal spasmofilia. jadi ini bukan momok untuk bikin kita lemah dalam berbuat, berusaha, dan beraktifitas. kuncinya sih ada sama diri sendiri. tau aktivitas mana yang memicu atau tidak. yang paling utama jaga pikiran untuk tetap positif.

Sakit apapun yang ada di tubuh kita saat ini kalau sakitnya diresapi sebagai beban, ya bakalan jadi beban aja. kalau dipikiran isinya pikiran negatif aja tentang keraguan mengenai diri, masa depan, dsb. ya jangan heran kalau kumatnya terus-terusan. dengan pikiran yang dipenuhi awan negatif maka gejala sekecil apapun yang terjadi di tubuh kita sendiri pasti akan membuat stres. ditambahin stres gejala sekecil apapun akan terasa gede. lama-lama kalau udah ga tahan, mulai deh menghujat Tuhan. mulai deh minder sama diri sendiri, dan mulai juga deh menjauh dari lingkungan dan kehidupan sosial. kalau ada yang ga menerima kita dalam kondisi apa adanya kita (selama bukan kelakuan dan sikap kita yang negatif) apapun keterbatasan fisik kita maknai dengan dua bentuk. yang pertama, orang itu memang bukan orang yang baik untuk ada di dekat kita. yang kedua, jadikan itu pemantik semangat untuk berusaha dan berbuat lebih.

Awalnya saya berat dalam menjalani pilihan yang kedua. tapi saat ini saya sangat bersyukur atas tempaan kehidupan yang luar biasa dari Tuhan. mungkin inilah hikmah ramadhan bagi saya. untuk lebih memaknai arti bersyukur secara lebih baik. awalnya berat untuk melakukan semua sendiri dalam kondisi spase bagi saya. tapi saya selalu menanamkan dalam diri saya bahwa saya bisa, saya sehat, saya kuat, dan saya ingin sembuh. saya mencoba berbagai pengalihan pikiran dengan berbagai jenis kegiatan. kalau sakit diresapi malah makin sakit menurut saya. saat sakit akhirnya saya kadang ngeyel buat jalan, mengamati orang dipinggir jalan sambil menghirup udara segar atau makan makanan favorit. eh, ternyata kayak gini juga ngefek. lupa deh kalo lagi sakit.

dr.Novi bilang kalau dia juga awalnya berikir spasmofilia ini terjadi karena efek stres yang berlebihan. akhirnya beban psikis berubah menjadi beban tubuh. ternyata ada responden yang level stresnya tinggi juga tidak positif spasmo setelah pengecekan EMG. akhirnya ditariklah kesimpulan bahwa spamofilia itu bawaan genetik.

Pemicu lainnya yang juga banyak ditemukan karena ketidakseimbangan elektrolit darah. makanya pasien spasmofilia biasanya setelah atau sebelum tes EMG akan disuruh untuk melakukan pemeriksaan lanjutan berupa pengecekan keseimbangan elektrolit darah.

Karena ada juga pasien spasmofilia yang dipicu defisit salah satu kandungan elektrolit di dalam darah. karena ada juga pasien spasmofilia yang tidak bisa menyerap semua asupan kalsium keseluruhan sesuai dengan yang dikonsumsi. untuk itulah konsumsi kalsium nya dibuat berlebih agar jumlah yang diserap bisa sama dengan non-spasmofilia. disinilah pentingnya mengatur asupan makanan di tubuh kita. makanya ada yang diresepkan mengkonsumsi tablet kalsium dalam jangka waktu tertentu. nah, kalau saya pribadi tidak perlu melakukan ini. karena keseimbangan elektrolit darah saya masih terjaga. hanya saja kalau kumat ya saya minum obat yang bisa melemaskan syaraf. emang pas sih efek obatnya bikin ngantuk. kan jadi bisa istirahat, ga kumat lagi deh kalau ga kecapekan.

Jadi kesimpulan dari tulisan saya kali ini, apapun yang kamu alami saat ini pasti akan ada fase penolakan dimana kita akan bertanya why me?. tapi tidak diterimapun kan ga mungkin bisa kita buang kita pindahin ke tong sampah gitu tiba-tiba. jadi memang harus diterima. setelah diterima, lakukan saran dokter, jaga asupan makanan, istirahat, dan yang paling utama kontrol pikiran biar ga stres.

Berfikir positif, kunci dari semuanya.

Quote indah dari dr.Novi intuk semua

Tuhan itu tidak mungkin menguji hambanya untuk melangkah melewati perjalanan yang panjang dan berat tanpa dibekali dengan sepatu yang kuat untuk melangkah.

Btw, selamat buat elis. spasmocuters yang nilainya sangat memuaskan smester ini. keep on going girls. salam untuk bapak Mad Salim, mama Cik Imah, dan dr. Sabam Simatupang yaaa…

ヽ(;▽;)ノ

Keep on going, keep on moving.

Selamat shaum.

Semarang, kost laras, 04082012, 13.17